Author by Yosef Doublehorn
Author by : Doublehorn
DAFTAR ISI
Protected by Copyscape Online Infringement Detector

13 Juni 2012

Perbandingan CMS Webstore VS CMS Blog - CMS Portal


Penggunaan software CMS untuk membuat bermacam website – ada berbayar dan gratis (Free Open Source). Selain itu CMS juga mengizinkan pengelola website (meski tanpa pengetahuan dasar HTML) untuk membuat, mengubah, dan menghapus content website - tanpa perlu kualifikasi Webmaster. Kemudahan ini sangat membantu siapapun dalam mengembangkan website.

Mungkin Anda sudah lihat atau bahkan membuat CMS Blog, CMS Portal atau CMS Toko Online. Barangkali Anda pernah membuat toko online CMS Joomla, atau membuat toko online dengan Bloggerstore, atau mengubah blog WordPress menjadi toko online dengan menmbahkan plugin WP-Commerce. Atau Anda pakai CMS Joomla untuk toko online dengan ditambahkan komponen VirtualMart.

Memilih CMS terbaik untuk website jualan online


Wordpress

Wordpress dibuat dengan CMS dikhususkan untuk membuat blog (website pribadi)

WP (Wordpress) sangat baik untuk publikasi apapun melalui blog, tetapi jika dipakai untuk toko online akan kurang optimal. 

Mengapa?

Wordpress hanya memenuhi fitur publikasi saja, sementara fitur lain yang dibutuhkan untuk keperluan toko online (e.g Shopping Cart, online shopping, online Banking, Checkout etc.) tidak ada. Memang bisa ditambahkan plugins (aplikasi tambahan) seperti WP-Commerce. Namun tidak akan optimal karena plugin tersebut tidak dikembangkan secara bersama-sama dengan WordPress sebagai satu kesatuan terintegrasi.

Note :
Begitu pula dengan CMS blog lain (e.g Blogger, Nucleus et cetera) jika ingin dikustomisasi menjadi toko online, serasa tidak akan optimal hasilnya.

Joomla

Joomla dibuat dengan CMS yang dikhususkan untuk membuat website portal, sama seperti Mambo dan Drupal. Joomla sangat cocok untuk membuat dan mengelola website berita skala kecil hingga besar. Fitur-fiturnya memudahkan pengelola mengelola berbagai macam artikel dan berita yang dipublikasikan oleh perseorangan maupun secara kolaboratif seperti fitur User Group Management.

Joomla tidak cocok untuk toko online karena tidak dilengkapi fitur untuk kebutuhan toko online (e.g Shopping Cart, Checkout, Shipping Management, Price Management, Payment, etc).   Meski ada tambahan komponen khusus Virtual Mart - sama seperti WordPress - toko online yang dibuat dengan CMS Joomla tidak akan berjalan optimal.

Akhirnya pilihan terbaik memang HARUS memilih CMS yang dikhususkan untuk membuat toko online. Kita dapat memilih salah satu dari beberapa pilihan di bawah ini :

CMS untuk website e-Commerce (toko online)

memilih CMS Toko online Webstore merupakan salah satu yang utama dalam penggunaan internet dengan masuknya banyak pemain baru bisnis online atau perusahaan yang ekspansi ke internet marketing. Webstore menjadi kendaraan besar untuk membuat uang ekstra untuk company Anda karena keunggulannya  buka 24 jam sehari 7 hari seminggu dan target pasar sangat luas (global).

Toko online adalah solusi bisnis smart dan dipercaya di mana produk dan jasa dapat dijual dan dibeli sambil duduk di kenyamanan kamar Anda.

Banyak CMS khusus untuk membuat toko online. Diantaranya :

Magento

CMS Magento fiturnya lengkap, tapi tidak menjadi pilihan ideal karena, meski lisensi berbayar, sayangnya “requirement” agak berat. Seperti dibutuhkan space Harddisk relatif besar, jumlah memori yang dipakai besar, kebutuhan memori CPU saat running pada CMS Magento juga besar, semua diatas rata-rata CMS e-Commerce lain.

Akibatnya biaya operasi relatif mahal. Tentu ini tidak cocok bagi pemodal kecil. Meski ada gratisan untuk CMS Magento, tetapi sayangnya software CMS Magento sangat rumit dan butuh banyak waktu untuk memahami. Ini tidak cocok bagi level PEMULA. Setidaknya Anda harus tahu tentang : Server, Software dan bahasa pemrograman. (background IT atau web developer profesional).

osCommerce

CMS ini Free Open Source dan sudah mendukung fitur SEF URL sehingga menjadikannya SEO Friendly. Kelemahan utama ialah tampilan tidak mudah dikonfigurasi karena Anda harus mengganti beberapa file asli dengan file hasil modifikasi Anda sendiri (Core Modification). Selain itu masih versi Alpha (versi 3.0 Alpha 5). Artinya belum stabil untuk menjadikannya toko online dan untuk jualan online di server produksi.

Bayangkan saja tahapan yang harus ditempuh :
Alpha > Beta > Release Candidate > Final

ZenCart

Karakteristiknya mirip CMS osCommerce karena memang dikembangkan oleh osCommerce tahun 2003. Meski fiturnya jauh lebih baik dbanding osCommerce, tapi justru belum mendukung fitur SEO URL, sehingga menjadikannya tidak SEO Friendly. Padahal SEO sangat penting sekali bagi publikasi toko online. Bagi pemula juga tidak dianjurkan karena tampilan user interface dan fitur lainnya cukup rumit (complex).

PRESTASHOP

Software CMS “ringan,” baik untuk template premium berbayar maupun gratis (aslinya CMS Prestashop Free Open Source) sehingga tidak sulit jika dipasang pada Share Hosting (disyaratkan punya domain name dan web server atau hosting sendiri).

CMS e-Commerce ini dari Perancis – kiblat dunia mode – maka dari sudut pandang estetika, tampilan Prestashop sangat menonjol daya tariknya. Terlihat lebih menarik dan mudah dikembangkan lebih lanjut sesuai keinginan. Fiturnya begitu lengkap, mudah dimengerti dan dioperasionalkan oleh user pemula.

Desain tampilan juga relatif mudah dimodifikasi dengan aman dan fleksibel (gunakan Smarty Template). Anda bisa lakukan sendiri meski background Anda bukan IT atau web developer. Learning by “try and error”

Penginstallan melalui homepage cPanel dengan klik Softiculous dan klik logo Prestashop. Lalu mengisi form dan klik Finish. SELESAI. tidak sampai 10 menit.

Sebagai penutup boleh jadi testimony dari http://www.prestashop.com/forums/forum/85-bahasa-indonesia/ ini berguna bagi Anda :

testimoni-user-website toko online prestashop


That's all we know - Happy blog blogger - semoga bermanfaat



Comments

2 komentar:

http://website-download.blogspot.com/2012/05/perbandingan-cms-webstore-vs-cms-blog.html?showComment=1339314456210#c5275444095385788409'> 10/06/12 14.47 Reply

jadi kesimpulannya apa bro? CMS mana yang terbaik untuk toko online ? Trims

http://website-download.blogspot.com/2012/05/perbandingan-cms-webstore-vs-cms-blog.html?showComment=1339323900069#c3423711493398973453'> 10/06/12 17.25 Reply

Tentu saja disesuaikan preferensi dan budget. Jika budget terbatas disarankan pakai bloggerstore V.2 milik Google. Terkait SEO, lebih Google SE friendly. Hanya saja perlu jasa web developer untuk modul pembayaran (default pakai PayPal&Google Checkout). Jika budget memadai gunakan Prestashop (free atau template berbayar). Prestashop ala Indonesia yang lengkap perlu belanja banyak modul lokal. Koleksi modul LN ada ratusan bayar pakai Euro atau Dollar.

Posting Komentar di Website Design

-

Penelusuran topik khusus di blog ini
Loading