Author by : Doublehorn
DAFTAR ISI
Protected by Copyscape Online Infringement Detector
aboutus website design services

Willkommen auf mein web blog

Best regard. I will do my best to make it interesting and useful. Greeting to toko online Prestashop!
Tampilkan postingan dengan label SEO-by-Google. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SEO-by-Google. Tampilkan semua postingan

25 Oktober 2014

Pedoman Kualitas Google untuk website blog standar

Pedulilah pada "Pedoman Kualitas" website standar

Anda perlu menaruh perhatian pada "pedoman kualitas" yang di-release oleh Google yang menjelaskan praktek-praktek pelanggaran yang dapat mengakibatkan blog (atau website) dihapus dari indeks Google secara keseluruhan atau sebagian atau tidak diindeks Google untuk sementara. Sebaliknya jika Anda ikuti petunjuk "pedoman mutu" akan membantu Google menemukan, mengindeks, dan memberi nilai (peringkat).

Pedoman desain website dan content

Buat blog dengan hierarki jelas dan link teks. Setiap inner-page (laman dalam) sebaiknya mudah dijangkau atau setidaknya dari satu link teks statis.
  • Tawarkan sitemap (peta-situs) ke publik pengunjung dengan link mengarah ke bagian penting situs. Jika sitemap punya jumlah tautan sangat besar, maka sebaiknya sitemap dibagi menjadi beberapa laman.
  • Pastikan jumlah link dalam laman selalu dalam jumlah yang masuk akal.
  • Buatlah situs berguna dan kaya informasi, serta tulis laman yang menggambarkan konten Anda dengan jelas dan tepat.
    Pikirkan kata-kata yang akan diketik publik untuk sampai ke laman Anda, dan pastikan bahwa situs Anda memuat kata-kata itu.
  • Gunakan teks (bukan gambar) untuk tampilkan nama, content, atau link penting.
  • Penelusur Google tidak mengenali teks yang ada dalam gambar. Jika Anda harus menggunakan gambar untuk konten tekstual, pertimbangkan menggunakan atribut "ALT" untuk menyertakan beberapa kata teks deskriptif dan teks untuk title gambar.
  • Pastikan elemen <title> dan atribut "ALT" gambar bersifat deskriptif akurat
  • Periksa bad link dan perbaiki HTML.
  • Jika Anda gunakan laman dinamis (misal, URL memuat karakter "?"), ingatlah bahwa tidak semua spider mesin telusur merayapi laman dinamis seperti halnya laman statis. Ini membantu agar parameter tetap singkat dan jumlahnya tidak banyak
  • Praktik terbaik yang disarankan untuk gambar, video, cuplikan kaya/Rich Snippet

Tambahan :

  • Pilihan font-huruf.
    Periksa jenis dan ukuran huruf yang digunakan. Coba Anda baca tulisan posting dari jarak normal. Tulisan yang terlalu kecil membuat orang harus mengerutkan dahi. Sementara tulisan terlalu besar juga tidak enak di mata. Prinsipnya tulisan Anda harus nyaman dibaca, termasuk juga dalam penggunaan spasi
  • Kurangi Gambar-Gambar Yang Besar.
    Content gambar terlalu besar membuat loading halaman situs terlalu lama. User akan terganggu jika harus menunggu terlalu lama. Desain situs yang bagus disertai gambar bagus tentu membuat menarik. Bagian penting dari situs Anda harus bisa dibuka dengan cepat agar tidak kehilangan tamu. Sebuah situs harus terbuka maksimal dalam 15 detik. Jika lebih dari itu orang cenderung pergi cari situs lain.
  • Selalu update content situs.
    Search Engine sangat suka content, apalagi konten fresh relevant dengan keyword Anda. Tidak perlu menulis posting terlalu panjang dan kaku. Mereka akan bosan. Buatlah konten dengan paragraf-paragraf kecil dan spasi agar lebih mudah dibaca
  • Mudah dinavigasi
    Desain website yang baik harus memiliki navigasi (petunjuk arah) yang baik untu user, mudah pergi dari satu halaman ke halaman lain dengan benar. Link petunjuknya pun harus mudah dibaca. Artinya jenis huruf, tulisan dan warna harus bisa membuat link petunjuk mudah dibaca dan ditemukan orang. Perlu juga tambahan link “Kontak” dan “Tentang Kami” untuk menunjukkan kredibilitas situs. Karena user bisa menanyakan kepada Anda hal-hal yang mereka belum jelas. Dengan begitu Anda pun sekaligus membangun hubungan dengan publik.

Bagaimana saat website atau blog siap dipublikasikan?



read more website design

21 April 2014

Microformats : Tampilan canggih website di SERP

Microformats dan tampilan SERP website

Apa itu Microformats pada plain HTML website?

Microformats atau dikenal juga sebagai Microdata merupakan seperangkat property (sifat) yang dilekatkan pada tag html standar sehingga memungkinkan search engine mengenali bahwa data spesifik tersebut ialah jenis data tertentu.
  • Microformats   A dalah konvensi sederhana (dikenal juga sebagai entitas) yang digunakan pada website-page untuk menggambarkan jenis informasi khusus-misalnya, review, event, produk, bisnis, hotel, restoran, resep atau seseorang (person).
  • Masing-masing entitas punya property (sifat) sendiri.
    Misalnya, Microdata tentang person (orang) memiliki nama property alamat, nama orang, job title, nama perusahaan, dan alamat email.

Bagaimana memakai microdata untuk informasi website di SERP

Topik artikel ini adalah bagaimana menggunakan microdata untuk menampilkan informasi yang diperluas (extended information) di halaman hasil pencarian search engine (Search-Engine-Result-Pages - SERP), yang disebut Rich Snippets (Cuplikan Kaya).

Pernahkah Anda lihat halaman hasil pencarian mesin pencari seperti ini?

Banyak blogger dan webmaster (pengelola website) ingin menampilkan data tambahan di halaman hasil pencarian (SERP), seperti 3 contoh gambar berikut :


micro1-contoh rich snippet microdata
Atau mungkin seperti gambar di bawah ini?

contoh rich snippet microformats

Atau ini?
tiga macam rich snippet microformats

Untuk menampilkan hasil pencarian seperti diatas, Anda perlu beberapa penyesuaian tambahan di website. Tidak sulit melakukannya, hanya saja diperlukan pengetahuan dasar HTML.

This article is targeting more advanced users, who have some knowledge in HTML and preferably in PHP. Otherwise, it will be very hard for you to figure out how to do it.

Marking up data menggunakan microformats - website files

Umumnya Microformats pakai atribut class dalam tag HTML (tag yang dipakai adalah <span> atau <div>) untuk menetapkan nama singkat dan deskriptif pada entitas dan property entitas tersebut. Berikut ini contoh blok HTML yang menampilkan informasi kontak dasar untuk Bob Smith.

Source :
http://support.google.com/webmasters/bin/answer.py?hl=id&hlrm=en&answer=146897


<div>
<img src="www.example.com/bobsmith.jpg" />
<strong>Bob Smith</strong>
Senior editor at ACME Reviews
200 Main St
Desertville, AZ 12345
</div>

Berikut ini HTML marked up dari code HTML diatas.

HTML marked up diatas dibuat dengan memanfaatkan hCard (Person) microformat.

><div class="vcard">
<img class="photo" src="www.example.com/bobsmith.jpg" />
<strong class="fn">Bob Smith</strong>
<span class="title">Senior editor</span> at <span class="org">ACME Reviews</span>
<span class="adr">
<span class="street-address">200 Main St</span>
<span class="locality">Desertville</span>, <span class="region">AZ</span>
<span class="postal-code">12345</span>
</span>
</div>

Cara kerja Microformats - arsip website design

  • Pada baris pertama, class="vcard" mengindikasikan bahwa HTML tercakup dalam tag <div> yang menerangkan tentang seseorang (person). (Microformat yang digunakan untuk menerangkan tentang seseorang “dipanggil” hCard dan disebutkan dalam HTML sebagai vcard. Catatan disini tidak ada salah ketik ditulis apa adanya!.)
  • Contoh diatas menjelaskan property-property item Person (properties of the Person item), seperti adanya sebuah foto, nama, title, organisasi, dan alamat. Untuk pemberian label property-property tentang Orang diatas dijelaskan dengan vcard, setiap elemen berisi SATU property dari semua property ini (seperti <span>, <img>, atau <title>) diberikan 1 atribut class yang mengindikasikan sebuah property.
    Sebagai contoh, fn menjelaskan sebuah nama seseorang; title jabatan (job title).
    (The Help article for each information type includes a full list of recognized properties.)
  • Property dapat berisi property-property lain.
    Dalam contoh diatas, property adr menjelaskan address atau alamat orang (dalam contoh diatas), dan meliputi di dalamnya subproperty alamat jalan (street-address), localitas, wilayah dan code pos.
  • Non visible content.
    Google tidak akan menampilkan content (microdata) yang tidak dapat dilihat oleh user (pengunjung) website. Google tidak menunjukkan content (microformats atau microdata) ke user dengan cara penggunaan teks tersembunyi guna menandai informasi secara terpisah untuk mesin pencari dan aplikasi web. Hasil tampilan HTML sebelum dan sesudah disisipkan Rich Snippets ditampilkan sama persis di webpage. Lihat tampilan “AVATAR” tampilan sama di webpage sebelum-sesudah disisipkan rich snippets di URL  : A Basic Understanding and Use of Microdata for SEO
  • Anda harus mark up teks yang benar-benar muncul untuk pengguna website Anda ketika mereka mengunjungi webpage.

Untuk contoh lain, lihat Nested entities.

Dalam situasi tertentu mungkin perlu mensupply informasi detail ke mesin pencari, meskipun Anda tidak menginginkan informasi tersebut dapat dilihat pengunjung website.

Misalnya, menyediakan informasi rinci derajat lintang dan bujur suatu lokasi (tempat) dapat membantu Google memastikan bahwa itu benar dipetakan, memberikan tanggal event dalam format tanggal ISO dapat membantu memastikan bahwa itu muncul dengan benar dalam SERP. Dalam hal ini Anda dapat menggunakan Microformats pola nilai kelas (value class pattern).

Pertimbangkan contoh ini :

  • <span class="dtstart">
    <span class="value-title" title="2009-10-15T19:00-08:00" />
    15 October, 7PM
    </span>


Dengan melingkupi <span class="value-title" title="2009-10-15T19:00-08:00" />   dalam blok berlabel class="dtstart", Anda menunjukkan bahwa parser rich snippets harus menggunakan nilai dalam judul atribut untuk menemukan tanggal awal acara (event). Tanggal dalam judul atribut dapat direpresentasikan dengan menggunakan format tanggal ISO tanpa mempengaruhi cara ditampilkannya tanggal ke pengguna website.

Untuk specific vocabulary dan examples, silahkan lihat link ini :


Untuk memeriksa markup, gunakan structured data testing tool.

Item types dan item properties - arsip website

Ada berbagai jenis item. Semua item bisa ditemukan pada proyek microdata Bing, Yahoo dan Google: http://schema.org

Berikut ini daftar jenis konten yang didukung http://schema.org/docs/schemas.html. Ketika mengklik pada masing-masing, Anda mungkin menemukan item property yang perlu ditambahkan ke HTML. Beberapa item utama meliputi: events, recipes, place, local business, aggregate offer, product etc.

Misalnya saat ini Anda bekerja pada template resep, maka direkomendasikan memulai dengan itu, seperti contoh di URL ini http://schema.org/Recipe


NOTE

Google dan search engine lain tidak menjamin tampilan blog disertai Rich Snippet, meski code yang digunakan telah support. Dibutuhkan waktu lama agar website terindeks disertai Rich Snippets. Berdasar pengalaman dan catatan ahli SEO kadang dibutuhkan 6-9 bulan. ..... Be patient, please!

That's all we know - Selamat mencoba!



read more website design

06 April 2014

URL website : Hyphens or underscores URLs revisited


Topik Hyphen (tanda-hubung "-") atau underscores (tanda garis bawah "_") bagi sebagian orang mungkin tidak masalah. Pengelola website (blog) biasa (yang tidak peduli dengan tujuan SEO atau tidak ambil pusing halaman-halaman web mereka ada di posisi mana di Search-Engine-Result-Pages (SERP), atau bahkan mereka tidak peduli website blog miliknya sudah diindeks atau belum oleh search engine manapun), maka Hyphen (-) atau Underscores (_) bagi mereka sama saja.

SEO website : Pilih Hyphen atau Underscores?

Hampir semua ahli SEO rekomendasikan penggunaan tanda-hubung (Hyphen / dashes) disimbolkan sebagai "-" dalam URL atau in-pages-URL daripada penggunaan garis-bawah (underscore) yang disimbolkan sebagai "_"

Ann Smarty over at Search-Engine-Journal mengatakan bahwa kerugian penggunaan (_) adalah :
  • Traditionally it isn’t seen by search engines as a word separator (this is slowly changing now)
Prinsip diatas juga dianjurkan oleh Matt Cutts (the head of Google’s Webspam team) berikut ini :
  • Hindari penggunaan pemisah kata underscores (_) pada subdomain dan sebagai gantinya gunakan tanda hypen (-).
Saya kutip saran dari Matt Cutts :

objective-is-links-are-natural

So if you have a url like word1_word2, Google will only return that page if the user searches for word1_word2 (which almost never happens). If you have a url like word1-word2, that page can be returned for the searches word1, word2, and even “word1 word2″.

Saran ini menjadi rasional karena dari ahli SEO di jantung Google. Struktur URL website (blog) memang harus sesederhana mungkin. Pertimbangkan untuk mengatur content Anda sehingga URL dibangun secara logis dan dengan cara paling dapat dimengerti oleh manusia (bila memungkinkan, PILIH kata-kata yang mudah dibaca daripada nomor ID yang panjang).

Misalnya, kita mau mencari informasi tentang penerbangan. Kemudian ditemukan URL ini :
Dengan format nama URL seperti diatas akan lebih membantu memutuskan apakah kita akan klik link tersebut. Sebaliknya kita juga temukan link dengan URL seperti dibawah ini :
Format nama URL yang kedua tersebut tidak menjadikan orang tertarik untuk mengklik karena kita semua tidak tahu informasi spesifik apa yang ada di dalamnya.

Rekomendasi Woorank : Hyphens untuk optimisasi SEO website

Pada review situs oleh www.woorank.com untuk blog ini, WOORANK memberi advis :
  • We have detected underscores (these_are_underscores) in this URL and/or in in-page URLs. You should rather use hyphens (these-are-hyphens) to optimize SEO. While Google™ treats hyphens as word separators, it does not treat underscores as word separators.
Website Review website design

Tentu ini menjadi alasan kuat untuk mengikuti saran Matt Cutts :
  • Hindari pemakaian pemisah-kata underscore (_) di subdomain, sebagai ganti pakai hypen (-)
Nama URL http://www.example.com/green-dress.html   jauh lebih berguna bagi kita daripada nama URL dengan unsur tambahan (_) seperti  :

ht*p://www(DOT)example(DOT)com/green_dress(DOT)html

Maka gunakan tanda-hubung (-) bukan garis bawah (_) untuk nama URL tersebut.

Penjelasan penggunaan Hyphen (-) dalam subdomain website

Nama URL terlalu rumit, terutama yang mengandung beberapa parameter, bisa menyebabkan masalah pada CRAWLER (robot) search engine, menyebabkan URL mengarah ke content identik atau serupa di website blog Anda. Hai ini sangat tidak disukai Google, karena akan mengakibatkan Googlebot memakan bandwidth lebih besar dari yang diperlukan, atau bahkan tidak dapat mengindeks semua content website.

Jika Anda punya link-link yang digaris-bawahi, maka mereka sering disalahartikan. Misalnya, sebuah blog berisi link yang sengaja diberi underscore dan diposting di suatu forum. Link tersebut kemungkinan besar akan digarisbawahi karena disesuaikan dengan default styling CSS. Sekarang ketika seseorang melihat link tersebut, mereka tidak mampu membedakan keduanya. Karena underscore yang sengaja dibuat telah berbaur dengan styling underscore sebagai akibat default styling CSS pada link.

Perhatikan link :

ht*p://www(DOT)example(DOT)com/index.php?id_sezione=360&sid=3a5ebc944f41daa6f849f730f1

Sengaja ditambah garisbawah (_) dan menjadikan rancu sebagai link setelah diposting di situs forum.

Apa penyebab masalah Underscore (_)?
Berikut ini jawaban yang saya kutip dari referensi :  Google Webmaster Tools :

Unnecessarily high numbers of URLs can be caused by a number of issues. These include :

  • Additive filtering of a set of items
    Many sites provide different views of the same set of items or search results, often allowing the user to filter this set using defined criteria (for example: show me hotels on the beach). When filters can be combined in a additive manner (for example: hotels on the beach and with a fitness center), the number of URLs (views of data) in the sites explodes. Creating a large number of slightly different lists of hotels is redundant, because Googlebot needs to see only a small number of lists from which it can reach the page for each hotel. For example:

    • Hotel properties at "value rates" :
      ht*p://www(DOT)example(DOT)com/hotel-search-results.jsp?Ne=292&N=461
    • Hotel properties at "value rates" on the beach :
      ht*p://www(DOT)example(DOT)com/hotel-search-results.jsp?Ne=292&N=461+4294967240
    • Hotel properties at "value rates" on the beach and with a fitness center :
      ht*p://www(DOT)example(DOT)com/hotel-search-results.jsp?Ne=292&N=461+4294967240+4294967270

  • Dynamic generation of documents.
    This can result in small changes because of counters, timestamps, or advertisements.
  • Problematic parameters in the URL.
    Session IDs, for example, can create massive amounts of duplication and a greater number of URLs.
  • Sorting parameters.
    Some large shopping sites provide multiple ways to sort the same items, resulting in a much greater number of URLs. For example :
    ht*p://www(DOT)example(DOT)com/results?search_type=search_videos&search_query=tpb&search_sort=relevance &search_category=25
  • Irrelevant parameters in the URL, such as referral parameters.
    For example :
    ht*p://www(DOT)example(DOT)com/search/noheaders?click=6EE2BF1AF6A3D705D5561B7C3564D9C2&clickPage= OPD+Product+Page&cat=79
    http://www.example.com/discuss/showthread.php?referrerid=249406&threadid=535913
    http://www.example.com/products/products.asp?N=200063&Ne=500955&ref=foo%2Cbar&Cn=Accessories.
  • Calendar issues.
    A dynamically generated calendar might generate links to future and previous dates with no restrictions on start of end dates. For example :
    http://www.example.com/calendar.php?d=13&m=8&y=2011
    http://www.example.com/calendar/cgi?2008&month=jan
  • Broken relative links.
    Broken relative links can often cause infinite spaces. Frequently, this problem arises because of repeated path elements. For example :
    http://www.example.com/index.shtml/discuss/category/school/061121/html/interview/ category/health/070223/html/category/business/070302/html/category/community/070413/html/FAQ.htm
Steps to resolve this problem
To avoid potential problems with URL structure, we recommend the following  :

  • Consider using a robots.txt file to block Googlebot's access to problematic URLs. Typically, you should consider blocking dynamic URLs, such as URLs that generate search results, or URLs that can create infinite spaces, such as calendars. Using regular expressions in your robots.txt file can allow you to easily block large numbers of URLs.
  • Wherever possible, avoid the use of session IDs in URLs. Consider using cookies instead. Check our Webmaster Guidelines for additional information.
  • Whenever possible, shorten URLs by trimming unnecessary parameters.
  • If your site has an infinite calendar, add a nofollow attribute to links to dynamically created future calendar pages.
  • Check your site for broken relative links.
Rekomendasi final untuk SEO website :
Pertimbangkan pakai tanda-baca (punctuation) hyphens atau dashes (-) daripada memilih (_) pada nama subdomain URL.

[Source]



That's all we know
read more website design

31 Maret 2014

Robots.txt : Analisa Blocked URL website


Banyak pertanyaan di kalangan Blogger dan pengelola website tentang file robots.txt. Ada hal yang membingungkan ketika diajukan pertanyaan mengapa content website atau blog tidak boleh diindeks. Padahal dengan logika yang sederhana kita bisa bertanya :

Bukankah kita seharusnya senang jika search engine "membaca" dan mengindeks keseluruhan isi website blog tanpa kecuali?

Robots.txt dibuat agar content website tidak diindeks

Search-Engine-Spider-keyword-website
Jika kita tidak membuat file robots.txt, maka semua content website blog akan dirayapi dan diindeks oleh robot search engine. Tetapi bagi webmaster (admin website) dan Blogger profesional tidak akan menghendaki hal demikian. Mereka sadar bahwa tidak semua content boleh dirayapi robots search-engine (eg. Googlebot, Bingbots etc), apalagi ada content tertentu yang jika dirayapi akan berdampak buruk terhadap usaha optimisasi search engine (SEO).

  • Kapankah kita harus menggunakan file robots.txt?
    • File robots.txt dibutuhkan HANYA JIKA website mengandung content (posting) yang tidak ingin diindeks
    • File robots.txt (sering salah dinamai robot.txt, – tanpa “s” sehingga berarti singular bukan jamak) diciptakan untuk disallow (membatasi) file (dan direktori) website sehingga spiders (robots) search engine tidak mengakses content tersebut.

Untuk melihat URL mana yang telah diblokir (ketika spiders atau robots atau Googlebots merayapi situs), silahkan kunjungi Google Webmaster Tools >> halaman Blocked URLs di bagian Health. Disini Anda juga bisa melihat isi file robots.txt.

Bagaimana cara setting file robots.txt website?

Jika ingin semua search engine mengindex semua file dan folder seluruh konten situs, maka tidak diperlukan file robots.txt. Isi file robots.txt secara bawaan (DEFAULT) seperti berikut :

  • User-agent: Mediapartners-Google
    Disallow:

  • User-agent: *
    Disallow: /search 

  • Sitemap: ht*p://NAMABLOG.blogspot.com/feeds/posts/default?orderby=updated

Untuk kepentingan SEO Anda bisa mengedit isi file robots.txt menjadi :

  • User-agent: Mediapartners-Google
    Disallow:

  • User-agent: *
    Disallow: /*?updated-max=*

  • Sitemap: ht*p://NAMABLOG.blogspot.com/feeds/posts/default?orderby=updated


Atau alternatif snippet ini :

  • User-agent: Mediapartners-Google
    Disallow:

  • User-agent: *
    Disallow: /search?q=*
    Disallow: /*?updated-max=*

  • Sitemap: ht*p://NAMABLOG.blogspot.com/feeds/posts/default?orderby=updated

Sebaliknya jika Anda ingin mencegah isi sebuah halaman agar tidak terdaftar dalam indeks, bahkan jika situs lain juga ditautkan ke halaman tersebut, maka isi file robots.txt harus diedit. Dan Google tidak akan mengindeks konten halaman yang diblokir oleh robots.txt, namun Google masih mengindeks URL yang ditemukan Google dari link halaman situs lain.

Create a robots.txt file in website

File robots.txt ini berada di Root cPanel, untuk itu Anda harus punya akses ke root domain. File robots.txt yang paling simple hanya menggunakan 2 aturan, yaitu :
  • User-agent: the robot the following rule applies to :
    (terjemahannya, robot! aturan berikut ini berlaku untuk:)
  • Disallow: the URL you want to block
    (terjemahannya : URL yang ingin diblok)
Kedua baris di atas dianggap satu entri di file. Anda dapat memasukkan entri sebanyak yang Anda mau. Anda dapat memasukkan baris Disallow ganda dan User-agents ganda dalam satu entri. Setiap bagian dalam file robots.txt terpisah dan tidak membangun bagian sebelumnya.

User-agent adalah robot search engines spesifik. Web Robots Database mendaftar banyak robot biasa. Anda dapat mengatur entri untuk diterapkan ke bot tertentu (dengan mendaftarkan nama) atau Anda dapat mengatur entry untuk diberlakukan pada semua bot dengan listing tanda *). seperti terlihat di bawah ini :
  • User-agent: *
Google menggunakan beberapa bot yang berbeda (user-agents). Bot yang digunakan untuk pencarian web adalah Googlebot. Bot Google lain seperti Googlebot-Mobile dan Googlebot-Image mengikuti aturan yang Anda tetapkan untuk Googlebot, tetapi Anda dapat membuat aturan khusus untuk bot-bot khusus juga.

CONTOH 1 :
  • User-agent: *
    Disallow: /folder1/
  • User-Agent: Googlebot
    Disallow: /folder2/
Pada contoh diatas, URL matching dengan /folder2 / yang akan diblok (disallowed) oleh Googlebot

CONTOH 2 berikut ini untuk pengaturan file robots.txt, misalnya penerapan agar HANYA Googlebot yang tidak boleh mengindeks SELURUH halaman :
  • User-agent: Googlebot
    Disallow: /
CONTOH 3 berikut ini untuk MELARANG semua bot (atau semua search engine) merayapi dan mengindeks SELURUH halaman :
  • User-agent: *
    Disallow: /
Kode di atas dapat dibaca “Semua search engine statusnya disallow” atau dibatasi.

Validasi file robots.txt of website

Robots.txt checker ialah validator untuk analisa syntax file robots.txt, untuk memastikan formatnya valid dan sesuai dengan patokan Robot Exclusion Standard. Google Webmaster membutuhkan waktu untuk merayapi kembali robots.txt yang baru saja dimodifikasi. Karena Crawler merayapi secara terjadwal. Untuk melihat hasil, amatilah “Blocked URLs” Webmaster Tools.

Sebagai tambahan, untuk memeriksa validitasi robots.txt, dilakukan melalui robots.txt Checker. Masukkan ht*p://namablog.blogspot.com/robots.txt, kemudian klik tombol Check robots.txt Kemudian untuk testing apakah halaman blog tidak diblok lagi, coba Fetch as Google — pada Webmaster Tools — akan mengindikasikan salah satu alamat dari posting kita.“Success” atau “Denied by robots.txt”

Checker-validator-robots-txt-in-website-design
PERINGATAN : Error ALLOW pada blog Website Design
Merujuk warning “Line-6” – JANGAN GUNAKAN atribut  ALLOW  karena perintah tidak dikenal.

Allow: /
Unknown command. Acceptable commands are "User-agent" and "Disallow".
A robots.txt file doesn't say what files/directories you can allow but just what you can disallow. Please refer to Robots Exclusion Standard page for more informations.

Edit file robots.txt website blog

Edit setting file robots dilakukan dengan membuka Dashboard Blogger pakai alamat Gmail. Pada menu Drop-down pilih sub-menu :

SETTING >> PREFERENSI PENELUSURURAN >> AKTIFKAN Robots txt khusus dengan pilih opsi YA

Seperti gambar berikut.:

crawling-indexing-website-blog-blogger

By the way, selamat mencoba. Saya berharap ini bermanfat.


That's all we know

read more website design

27 Maret 2014

Setting G-Zip encoding for speed load and SEO website


Menampilkan halaman website (webpage) melibatkan browser yang digunakan user dan web server yang dipakai oleh website (blog). Lakukan setting Gzip encoding file index website (/index.html) menjadi file ZIP (/index.html.zip) - tindakan ini juga disebut sebagai compress file index.html menjadi file ZIP - untuk mempercepat loading time dan menghemat bandwidth.

Mekanisme browser menampilkan halaman website

Saat membuka halaman website (blog), sebenarnya Anda meminta browser (e.g. Google Chrome / Firefox) untuk menampilkan file /index.html (merupakan heavy file karena ukuran file index ini relatif besar). Sebelum menampilkan file index, browser harus request file /index.html ke web server (yang digunakan oleh website Anda) agar mengirim file /index.html tersebut.

Terkait setting G-Zip Encoding untuk mempercepat loading halaman web dan untuk memperbaiki SEO (Search Engine Optimization), kerjasama Server dan Browser punya rumus simpel, yaitu :

Smaller file = faster download = happy user.

Kita dapat mengatur setting web server dengan mengubah heavy file /index.html (yang size nya terlalu besar) ke file ZIP. Jika web server bisa mengirim file zip ke browser (index.html.zip), MAKA akan hemat bandwidth dan download time. Artinya browser bisa lakukan download file zip, mengekstrak, menunjukkan ke user browser dan kemudian memuat webpage tersebut lebih cepat.

Percakapan antara Browser dengan Web Server saat request file /index.html yang dikompresss (diubah ke file ZIP) kurang lebihnya terlihat seperti ini :

skema-HTTP-request-response-compressed-file-index
  1. BROWSER :
    Hei! Bisakah saya dapatkan /index.html?  Saya ingin versi compres jika Anda bisa lakukan.
  2. SERVER :
    Coba saya lihat.  Yup! Ini dia. Anda ingin compressed version? Ini dia, keren!.
  3. SERVER :
    Saya temukan /index.html. Saya akan menjadikannya file zip dan mengirimkannya ke Anda.
  4. BROWSER :
    Great! Bagus!
    Ukuran file zip menjadi hanya 10KB. Saya akan unzip dan menunjukkannya ke user saya.

Bagaimana Cara Setting G-Zip Encoding website?

Sebagai USER, kita tidak bisa mengkontrol Browser, namun user bisa mengkonfigurasi Web Server terkait content file ZIP, sehingga browser mempercepat speed loading dan menghemat bandwidth untuk semua orang. Hasilnya website blog memberi rasa senang dan good user experience.

Jika pakai Web Server IIS, Anda perlu mengaktifkan kompresi dalam pengaturan.

  • Pengguna Web Server Apache memungkinkan kompresi output cukup mudah. Tambahkan baris berikut ke file  .htaccess dalam web server Anda :
    # compress text, html, javascript, css, xml:
    AddOutputFilterByType DEFLATE text/plain
    AddOutputFilterByType DEFLATE text/html
    AddOutputFilterByType DEFLATE text/xml
    AddOutputFilterByType DEFLATE text/css
    AddOutputFilterByType DEFLATE application/xml
    AddOutputFilterByType DEFLATE application/xhtml+xml
    AddOutputFilterByType DEFLATE application/rss+xml
    AddOutputFilterByType DEFLATE application/javascript
    AddOutputFilterByType DEFLATE application/x-javascript

    # Or, compress certain file types by extension:
    <files *.html>
    SetOutputFilter DEFLATE
    </files>

Web Server Apache memiliki 2 opsi metode kompresi HTTP :
  • mod_deflate, opsi set up standard yang lebih mudah.
  • mod_gzip, opsi lebih powerful: Anda dapat melakukan pre-compress content.
Dibandingkan dengan mod_deflate, mod_gzip memberikan rasio kompresi HTTP yang lebih besar. Artinya mod_gzip lebih baik daripada mod_deflate.

Mod_gzip secara otomatis bekerja pada server apache.  Mod_gzip menghemat bandwidth dengan cara mengkompresi bodi respon HTTP sebelum dikirimkan ke BROWSER. Rata-rata browser modern bisa membaca respon yang terkompresi. Perbandingan jumlah request teks (HTML, txt, js, css) dan gambar (gif, jpg, swf) untuk sebuah situs tipikal adalah 1:1 hingga 1:3, dan gzip dapat mengkompresi teks hingga 50%-80%. Maka pengiritan trafik outgoing web yang diperoleh rata-rata bisa berkisar antara 10%–35%. Dan total penghematan bandwidth yang diperoleh antara 4%–15%.

Agar deflate (perampingan) heavy file /index.html berlangsung cepat dan bekerja, gunakan opsi mod_gzip. Apache juga memeriksa apakah browser mengirimkan "Accept-encoding" header dan mengembalikan versi kompresi ataupun versi reguler dari file.

Bagaimana jika kita tidak dapat mengubah (memodifikasi) file .htaccess?

Jika tidak dapat mengubah file htaccess., Anda dapat menggunakan PHP. Gunakan PHP untuk mengembalikan compressed content. Berikan file HTML dengan .php extension, dengan menambahkan kode berikut di bagian atas file HTML :

<?php if (substr_count($_SERVER['HTTP_ACCEPT_ENCODING'], 'gzip')) ob_start("ob_gzhandler"); else ob_start(); ?>

Syarat untuk bisa pakai metode kompresi HTTP di atas adalah browser dan server harus support. Khusus untuk mod_gzip, PHP yang digunakan harus versi 4.0.6 hingga terbaru.

Cara periksa versi PHP di website server

Cara mengetahui versi PHP pada server yang kita gunakan, silahkan buat file php (contoh: info.php), kemudian ketikkan kode berikut:

<?php
phpinfo ();
?>

Kemudian SAVE dan uploadlah file tersebut ke root direktori Wordpress. Buka file tersebut melalui browser yang kita gunakan. Contoh: http://nama-domain.com/info.php. Disini akan kita lihat informasi lengkap PHP yang ada di server dan bisa mencari fitur-fitur yang terintegrasi di dalamnya.

Verify Your Compressed file of website

Setelah mengkonfigurasi web server, lakukan cek ulang untuk memastikan ada compressed content.
  • Online : GUNAKAN online gzip test untuk memeriksa apakah halaman web Anda telah compressed.
  • Pada browser : GUNAKAN Web Developer Toolbar >> Information >>  View Document Size UNTUK melihat apakah halaman web Anda telah compressed.
  • View the headers : GUNAKAN Live HTTP Headers UNTUK memeriksa response. Carilah baris yang berisi frase  "Content-encoding: gzip".
Hasilnya sangat mengagumkan! Misalnya, ukuran (size) instacalc homepage dapat menyusut ukurannya dari 36kb ke 10kb, atau penyusutan ukuran sampai 75%.

Contoh pengkompressan file website

Untuk dicoba, bukalah downloadable example:
  • index.html - No explicit compression (pada server ini digunakan compression by default ).
  • index.htm - Explicitly compressed with Apache. File .htaccess menggunakan .htm sebagai rule
  • index.php - Explicitly compressed using the PHP header
Jangan ragu download contoh2 file di atas. Tempatkan mereka di server Anda dan tweak pengaturan.

PERINGATAN

HTTP Compression tidak selalu bekerja baik karena masalah :
  • Older browsers sering trouble terkait dengan compressed content.
  • Already-compressed content
    Image, musik dan video telah compressed. Jangan buang waktu untuk kompres. Anda HANYA PERLU COMPRESS “THE BIG 3” (HTML, CSS and Javascript).
  • CPU-load
    Kompres content mempersingkat CPU time dan hemat bandwidth. Biasanya ini menjadi tradeoff besar mengingat kecepatan kompresi. Ada cara untuk pra-kompres content statis dan mengirimkan versi terkompresi. Ini memerlukan konfigurasi lebih. Gunakan siklus CPU untuk pengalaman user lebih cepat, mengingat rentang perhatian yang pendek di web.
Mengaktifkan kompresi adalah salah satu cara tercepat meningkatkan kinerja website. Lakukan dan biarkan user website menikmati manfaat sebagai user-experience yang baik.
Related Post : Mengatur G-Zip Encoding untuk percepat Speed Loading
Source :   How To Optimize Your Site With GZIP Compression


That's all we know

read more website design

24 Maret 2014

Keyword Density Tool : Part of SEO Tools for website


Keyword density tool untuk blog website
Alat ini berguna bagi webmasters atau blogger (pembuat dan pengelola website atau blog). Tool ini membantu teknik SEO mencapai keyword density optimal untuk satu set key term. Keyword density) penting dalam strategi SEO karena search engine menggunakan informasi ini untuk mengkategorikan tema website, dan menentukan term-term (istilah) dalam website yang relevan.

Keyword density pada website dan blog

  • Keyword Density dihitung berdasarkan berapa jumlah keyword di sebuah artikel posting, web page hingga seluruh isi website dibandingkan dengan seluruh kata yang ada pada website. Keyword density dinyatakan dalam prosentase (%).

Keyword Density Ideal untuk website

Kepadatan keyword yang sempurna akan membantu mencapai posisi lebih tinggi di halaman hasil pencarian search engine. Kepadatan keyword perlu diusahakan mencapai keseimbangan yang benar. Karena bila keyword density terlalu rendah maka website atau blog tidak akan mendapatkan manfaat optimal. Tetapi jika terlalu tinggi juga tidak baik, karena halaman-halaman website Anda mungkin akan ditandai  “keyword spamming.” akibatnya website tidak akan di dijelajahi (Crawl) dan tidak akan diindeks oleh search engine.

Keyword Density yang ideal di mata masing-masing search engine seperti Google, Yahoo!, Bing dan lain – lain. Namun untuk kali ini kita coba keyword Density pada mesin pencari google. Google membatasi Keyword density mencapai 6%. Sementara banyak pakar SEO bersepakat bahwa Keyword Density yang ideal berada pada kisaran 4% hingga 5%.

Alat ini akan menganalisa URL yang Anda dipilih dan hasilnya akan ditampilkan dalam bentuk tabel nilai kepadatan kata kunci. Term kata kunci yang diuji pada tool ini adalah untuk satu, dua, atau tiga istilah kunci-kata. Dalam upaya untuk meniru fungsi spider search engine, tool ini akan menyaring kata-kata umum (karena ini mungkin akan diabaikan oleh search engine).

Praktek penggunaan Keyword Density tools untuk website

Langsung saja. Anda bisa mendapatkan alat ini - Keyword Density Tools – kunjungi dan login di :
kemudian tekan tombol FREE SEO TOOLS dan cari pilihan :
  • Keyword Density with Options
Isikan data website dan parameternya di halaman Keyword Density Tools seperti dibawah ini :

Keyword-Density-Tool-Analyze-Keyword-Phrases-3word
Anda bisa memilih (atau tidak memilih) parameter dengan mencentang (atau hapus-centang) dan bisa menguji keyword berupa SATU kata atau frase keyword terdiri 2-3 kata. (lihat gambar diatas).

Uji coba frase keyword terdiri 2 kata, setting “Results” untuk 25 terms pada  blog ini seperti ini :
Keyword-Density-Tool-Analyze-Phrases-of-2words-on-a-Page-25ITEMS
Tutorial Keyword Guides of website blog
Untuk mendapatkan tutorial Keyword guides silahkan kunjungi link halaman website ini :

Tutorial blogger : Keyword guide for website blog
Optimalkan kepadatan keyword website atau blog!


That's all we know

read more website design

23 Maret 2014

SEO website : Delete duplicate title-tag dan meta-tag


ika peduli blog maupun website, mau tidak mau harus masuk dunia SEO, menuntut ketekunan, kesabaran and belajar tiada putus. Minggu lalu saya dikejutkan berkurangnya halaman web (webpage terindeks) di search engine. Setelah teratasi, muncul masalah baru : Duplikat Title Tag dan Duplikat Meta Tag.

Duplicate Title Tag pada website blog

Kita bisa mengetahui keberadaannya secara spesifik dengan membuka Google Webmaster Tools. Dengan Tools ini kita bisa pantau performance website dan aktifitas Anda terhadap website. Untuk mengetahui ada-tidaknya Duplicate Title-Tag dan penyebabkannya, buka saja Google Webmaster Tools.

  • SIGN IN dengan account Gmail Anda ke dashboard Google Webmaster Tools. Klik salah satu website yang dimiliki.
  • Ke "HTML Improvement"
  • Klik saja kata-kata berwarna biru (daerah yang perlu disempurnakan), misalnya salah satunya
    ”Duplicate Title Tags” Klik saja Duplicate Title Tags.
  • Akan muncul notifikasi beberapa pesan error, klik saja error tersebut untuk tahu penyebabnya.

Duplicate Title Tags Theme dasar (Not Customized) website

duplikat-title-tag-website
1.   Penyebab SATU :
Untuk mengatasinya dibutuhkan perubahan pada : File robots.txt

File robots.txt digunakan untuk memberitahukan pada Search Engine bahwa URL yang mengandung Query String tidak perlu diakses/di-index. Yang perlu ditambahkan pada file robots.txt adalah :
  • Disallow: /*?*

    Untuk edit file robots.txt blogger, silahkan ke menu : Setting >> Preferensi Penelusuran.

    Untuk melakukan perubahan isi robots.txt, kita perlu upload dan download ke hosting provider.

2.   Penyebab DUA :
  • Category Name bisa diakses dengan 2 cara, yaitu menuliskan langsung di address bar, seperti : http://www.yourdamain[DOT]com/category-name dan dengan cara normal click link nama kategory, seperti: http://www.yourdamain[DOT]com/category/category-name

3.   Penyebab TIGA :
  • Jumlah Post melampaui batas jumlah yang akan ditampilkan di front-page maupun archives sehingga link yang ditampilkan bertambah dengan suffix ‘/page/2′, ‘/page/3′ dan seterusnya.
Pengaturan jumlah post yang ditampilkan di halaman WordPress dengan pergi ke menu :
  • [Settings -> Reading -> Blog pages show at most].      

Delete Duplicate Title-Tag dan Meta-Tag di website blog WordPress

Solusi Duplicate Title Tags yang disebabkan oleh DUA dan TIGA  dibutuhkan perubahan pada :
  • File Themes header.php
  • File Themes functions.php
Untuk perubahan file functions.php dan header.php dari template Theme aktif,  kita harus LOGIN ke Dashboard WordPress. Sayangnya tidak bisa dilakukan pada platform BLOGGER.

Delete Duplicate Title-Tag dan Meta-Tag di website blog Blogger

Untuk platform Blogger solusi menghapus sekaligus Duplicate Title Tag dan Duplicate Meta Tag dilakukan dengan cara  :
  1. » Login ke Blogger.
  2. » Klik Setting
  3. » Klik Edit HTML
  4. » Klik Procceed
  5. » Cari kode <head>
  6. » Copy ini <link expr:href="data:blog.url" rel="canonical"></link>
       Pastikan tepat dibawah kode di atas (no. 5)
  7. » SAVE.


That's all we know

read more website design

18 Maret 2014

Target audience Google Image Search


Trafik kunjungan website yang berasal dari search engine (disebut trafik organik atau natural) adalah sangat bernilai. Untuk mendapatkan trafik organik teknik dan praktek Search Engine Optimization sangat dibutuhkan. Salah satunya adalah optimisasi image gambar di website dan blog.

Targetkan tamu website dengan Google Image Search

Sumber trafik kunjungan organik terbesar ialah dari hasil indeks search engine. User internet browsing mencari informasi dengan query (keyword) di Google biasanya berdasarkan web, namun Google juga menawarkan pencarian berdasarkan indeks gambar. Sebagai webmaster (admin website) atau blogger kita bisa memanfaatkan Google Image Search untuk memperbaiki nilai SEO.

Optimalkan Image untuk SEO website

Google-search-images-in-website-blog
Image (gambar) memiliki peranan penting bagi website. Salah satunya adalah mengoptimalkan penggunaan image untuk Search Engine Optimization website atau blog. Akan lebih mudah jika kita memahami arti image dalam website dan bagaimana mengoptimalkan gambar dalam teknik SEO.

Part 1 :

Memahami Image dalam website

Pertama, mari kita bicarakan tentang “quality of the image” sebelum melakukan optimisasi image. Sebuah gambar di website harus terdiri dari fitur berikut :

1. Professional quality : Kualitas profesional suatu gambar
Gambar yang diambil dengan kamera digital boleh jadi cukup baik tetapi Anda tetap harus belajar alat editing gambar untuk membantu membuat gambar yang lebih profesional. Jika tidak, Anda dapat gunakan Google search image untuk menemukan gambar yang paling tepat terkait dengan content. Saya benar-benar terkejut mendapati sedemikian banyak stok gambar tersedia tanpa batas.

2. Web quality : Kualitas Web dari website online image editor
Di internet ada banyak online image editor, editor gambar yang memiliki pilihan untuk mengoptimalkan gambar untuk web sekaligus sebagai server penyimpan gambar sehingga untuk itu Anda dapat upload gambar tersebut. Manfaatkan saja fasilitas ini agar halaman website Anda tidak akan terlalu terbebani. Silahkan gunakan kemudahan dari PhotoBucket, Picasa, online image editor dan website semacam itu.

Mengapa demikian?

Website free online image editor akan melakukan optimasi gambar yang akan memampatkan ukuran gambar (compress image) tanpa merusak kualitas gambar.

3. Attractive and relevance fiture :
Gambar harus punya fitur menarik dan relevan dengan content website. Ada banyak iklan menggunakan gambar secara berlebihan, misalnya terlalu ekspose sensualitas dan seksualitas perempuan cantik, tetapi gambar-gambar tersebut tidak relevan dengan content iklan.

SARAN :

Jangan gunakan gambar spektakuler atau HOT hanya karena Anda ingin menampilkannya. Berkonsentrasi saja pada gambar yang menarik dan relevan dengan content.
  • Concentrate on the images that are attractive and relevant to the content.

Part II :

Optimization of images – Level SATU

Memulai optimisasi gambar untuk SEO website, ada 4 hal dasar yang harus diperhatikan :

1. Name of the file :
Jika Anda langsung upload gambar atau copy gambar di halaman edit blogger atau windows live Writer, maka akan dihasilkan URL gambar yang tidak menjelaskan apapun. Misalnya unsur nama ini –DSCO2569874 – kita tidak tahu apapun tentang artinya,
Ubahlah terlebih dahulu nama file gambar di computer dengan keyword yang relevan ketika memberi nama file. Berikan nama yang relevan dengan content post artikel website.

2. Keywords :
Semua keyword harus tetap relevan. Anda memang harus menyisipkan keyword-keyword ketika memberi nama gambar, tetapi menyisipkan keyword bukan berarti bahwa Anda harus banyak memasukkan keyword yang sama secara berulangkali (seperti spamm).

Tetapi Anda harus menggunakan keyword dengan berbagai variasi keyword-keyword yang relevan. Intinya, pikirkan cara-cara berbeda dalam meletakkan keyword tersebut.
  • Think of different ways of putting across the meaning that a keyword conveys.
Anda sebaiknya menggunakan “long tail keywords” dan tetap menjaga “keyword density.”

3. Alt tag  :
Google memberi peluang sama untuk semua orang termasuk mereka yang ada gangguan penglihatan untuk melihat gambar atau yang bekerja dengan modem 57K. tag Alt seharusnya menjelaskan gambar dengan tepat. Maka cobalah membuat penjelasan dalam tag alt yang sedikit berbeda dengan nama file gambar (yang tersimpan di computer sebelum diupload).

Try to make it different from alt tag description and file name.

4. Caption :
Yang dimaksud caption adalah Tootip (tag title gambar) yang ditampilkan teksnya ketika cursor ada diatas gambar. Caption adalah “visible text description” dan tidak sama dengan deskripsi tag Alt  (tidak visible). Tooltip (caption) menawarkan kesempatan lebih jauh untuk optimisasi gambar.
  • Try to make it different from alt tag description and file name.

Part III :
Optimization of images- Level DUA

Level DUA optimisasi gambar ini sangat berbeda dengan langkah-langkah pada level SATU diatas.

1. Dimensions :
Penyebutan width (lebar image) dan height (tinggi) untuk setiap gambar pada “source code”.

Jika Anda menuliskan width dan height dalam source-code, maka browser secara otomatis mencadangkan space tertentu untuk downloading gambar tersebut. Ini sangat membantu user internet dengan koneksi low bandwidth. Blogger dan webmaster juga benar-benar memerlukan penyebutan width dan height di source code agar tidak kehilangan tamu website yang tidak sabaran.

2. Territory :
Anda harus merancang content posting website sehingga setiap artikel memiliki SATU gambar yang sangat optimal yang berkaitan dengan content artikel. Jika Anda menempatkan banyak gambar dengan keyword-keyword berbeda, maka sangat mungkin melemah nilai SEO.

3. Categorization :
Web server memiliki direktori gambar terpisah. Jika Anda memiliki kategori gambar yang berbeda, maka Anda harus menambahkannya ke direktori yang unik. Hal ini membuat search engine lebih mudah mencapai gambar tersebut dan mengindeks mereka.

Saat ini infographics adalah pilihan yang baik daripada gambar sederhana.
Infographics ini menarik dan informatif karena mereka terdiri dari kedua gambar dan content yang berhubungan dengan gambar.

PENUTUP
Apa yang benar-benar kita inginkan adalah trafik kunjungan ulang. Intinya, kita harus mengkonversi pengunjung menjadi pelanggan setelah website kita mencapai mereka melalui pencarian gambar.

Apa yang harus dilakukan?

Untuk menarik mereka, Anda dapat kontak telpon dengan mereka terkait gambar visual tersebut. Selain itu, Anda dapat menambahkan email berlangganan gambar, sehingga ketika gambar tersebut dibagi, orang memiliki sumber untuk mendapatkannya atau dapat berhubungan dengan Anda.



read more website design

08 Maret 2014

SEO in mind : How to build website blog?


Search Engine Optimization minded is true path for webmaster. Membangun website atau blog idealnya dibangun berdasarkan strategi SEO dan menjaga keseimbangan elemen-elemen SEO.

Memikirkan SEO itu tindakan benar bagi blogger, webmaster (admin website), copy writer maupun website designer profesional. Tujuan SEO ialah menempatkan posisi Website (blog) di urutan teratas halaman hasil pencarian search engine (SERP) dengan keyword tertentu sehingga lebih berpeluang dikunjungi user. Logikanya mereka cenderung akses URL yang ada di laman pertama sebab dianggap lebih relevan dengan keyword query (keyword yang digunakan).

To make sure your site is built for the search engines, be sure to balance SEO elements in your website designing.

Elemen-elemen SEO - arsip website design

Website harus dibangun sesuai dengan strategi SEO. Satu hal harus dilakukan ialah - MENJAGA KESEIMBANGAN SEMUA ELEMEN SEO. Berikut ini rinciannya :

1. URL structure of website : Nama URL dalam bentuk teks 

Membuat URL sebagai ID homepage ke ‘worded structure’ akan membantu strategi SEO, memudahkan tamu mengetahui isi website.’ Bandingkan 2 URL  yang isinya identik berikut ini :

»  www(DOT)example(dot)com/services (nama URL ‘worded structure’)

     adalah LEBIH BAIK daripada :

»  www(DOT)example(dot)com/?page_id=41

Jika Anda tidak merancang nama URL ketika upload gambar, maka server akan bikin nama URL gambar seperti pada nama URL kedua. ’

Untuk user WordPress, silahkan pergi ke Settings >>> Permalinks >>> masukkan /% postname% / sebagai Custom Structure.

Pastikan website menuju versi salah satu dari www atau non-www. Tidak menuju ke keduanya karena mendatangkan masalah duplikasi content dan melemahkan SEO karena resource SEO terbagi ke 2 URL berbeda.

2. Use flash in moderation : Flash tidak bagus untuk SEO website

  1. Gunakan Flash jika sangat diperlukan. Jangan terlalu banyak!!!.
  2. Jangan tempatkan teks (informasi penting) dalam FLASH karena search engine dibatasi kemampuannya membaca file Flash.
  3. Jangan membangun seluruh website menggunakan Flash.
    Saran ini melindungi semua content dari kesalahan anggapan oleh search engine karena dipandang sebagai content tidak relevan.

Google punya fitur baru - instant preview feature. Dengan fitur ini, jika menggunakan Flash, maka pada pratinjau instant ditampilkan blank (kosong) seperti gambar berikut :

instant-preview-for-website-design

Ini dipandang tidak baik oleh search engine Google.

Berikut ini penggunaan Flash yang baik, dan penggunaan Flash yang buruk.

3. Heading tags untuk struktur website yang baik

Heading-tag H1,H2,H3,H4,H5 dan H6 merupakan cara bagus pemisahan topik-topik dan pemberian judul setiap halaman content (H1), sub-heading tag H2, H3, H4, H5 dan H6.
  1. »  Aturan umum : Sub-heading H3 harus didahului dengan H2 dan seterusnya.
  2. »  Seharusnya hanya ada 1 tag H1.
  3. »  Gunakan keyword Anda dalam H1 untuk memaksimalkan potensi.
#.   Contoh baik penggunaan tag H1 DISINI contoh baik penggunaan tag H1.
#.   Contoh buruk adalah jika 1 content menggunakan lebih dari 1 tag H1.

4. One topic per page (terutama untuk website toko online)

Rekomendasi untuk  Administrator webstore.

Toko Online (e-Commerce) tawarkan produk. Anda bisa lakukan pentargetan halaman seperti
  • Jangan tempatkan semua produk dalam 1 laman website (Inner Page)
  • Homepage harus mencakup fokus menyeluruh dari bisnis Anda
  • Buat menu yang memudahkan navigasi dan review semua kategori
  • Setiap halaman website sebaiknya hanya ada 1 produk.

Jika saran ini dilakukan, pengunjung (pelanggan) lebih mudah menemukan apa yang dibutuhkan.

5. Text within images : Optimalkan teks gambar untuk SEO website

Mesin pencari tidak bisa membaca apa yang ada dalam gambar. Untuk kepentingan SEO, masukkan keyword pada URL gambar, title dan alt.

6. Navigational structure : Untuk tamu website dan search engine

Jaga struktur navigasi tetap bersih dan simple. Gunakan kategori (label), parent page dan key-pages. Jika Anda ingin pengunjung melihat produk TOKO ONLINE, maka masukkan produk tersebut ke dalam menu. Contoh website dengan struktur navigasi membingungkan.

7. JavaScript within navigation : Zero Javascript for SEO website

Ketika menggunakan JavaScript untuk navigasi, drop-down pages dan links, hal itu akan menciptakan penghalang bagi mesin pencari karena Javascript akan sulit dibaca. Mengapa? JavaScript tidak seperti HTML sebab ada jutaan cara untuk hasil yang sama dengan JavaScript, ini tentu membingungkan search engine.  Berikut ini contoh JavaScript with their navigation. Jika JavaScript  di browser di-nonaktifkan, maka fungsinya akan hilang.

8. Arahkan link ke Inner-page daripada Homepage website

  1. Webmaster (admin website) sering meninggalkan link-balik ke Homepage, padahal lebih masuk akal mentautkan link ke Inner Pages khusus tentang topik diskusi tersebut untuk menurunkan bouncing rate.
  2. Setiap halaman web (webpage) harus punya teks dan gambar unik.
  3. Tiap halaman setidaknya punya 150 kata unik dan 1 gambar dengan teks alt deskriptif.
  4. Gunakan keyword pada teks alt, title dan URL gambar, tetapi jangan berlebihan karena SEO adalah keseimbangan.
  5. Adanya keyword sekali per 100 kata akan aman.

Contoh "website with no useful text and lists of keywords"

9. Using splash/doorway/squeeze page

Kunjungan pertama ke website, orang seharusnya lebih melihat content, bukan melihat halaman indah menyenangkan. Penggunaan splash menciptakan penghalang antara Anda dengan tamu, dan mempengaruhi bounce rate dan konversi rate. Contoh website pengguna Splash page.

10. Become a good Blogger or website master

Search engine lebih menyukai content segar. Maka update website secara teratur sebagai cara terbaik menjaga website tetap berkembang dan aktif. Jadikan rutinitas membuat content baru untuk diindeks agar Googlebot datang kembali. Hal ini membantu peringkat website dan SEO blog

Website aktif selalu posting content baru

Add new content all the time (HIGH PRIORITY)
  • Sites that have new content added on a regular basis are seen as more reliable than sites that rarely do. This also helps you to increase the amount of relevant content on your site, which also improves your rankings.

11. Pay Attention to Site Speed : Kecepatan loading website page

Jika loading-time suatu website terlalu lama, mereka tidak sabar dan pergi. Search engine juga tidak suka menunggu. Terlalu banyak permintaan HTTP, sejumlah besar file JavaScript, file CSS dan size gambar besar akan membuat Loading Time lebih lama.

12. Use of Content : Jangan gunakan iFrames untuk kebaikan SEO website

IFrame adalah portal (jendela) ke halaman lain di website. search engine tidak bisa membaca informasi jendela IFrame. Karena itu tidak berguna. Amazon.com atau situs informasi cuaca pakai IFrame untuk memudahkan user menampilkan content mereka di situs pribadi.

Berikut ini contoh buruk website pengguna iFrame situs yang menggunakan iFrames.

contoh-buruk-website-pakai-iFrame
Terlihat web page dikelilingi kotak-geser. Coba buka link diatas (klik gambar). Lihat source halaman dan cari content di atas. Anda tidak akan menemukannya dan begitu juga search engine.

Content iFrames tidak diindeks (ditemukan di) Google dan juga tidak bisa dilacak di source page.

CATATAN PENUTUP
Anda punya ide baru untuk perbaikan content artikel ini? Tambahkan melalui komentar Anda untuk membangun SEO Website atau blog yang lebih baik.

That's all we know - Happy Blogging!


read more website design
Penelusuran topik khusus di blog ini
Loading