Author by : Doublehorn
DAFTAR ISI
Protected by Copyscape Online Infringement Detector
aboutus website design services

Willkommen auf mein web blog

Best regard. I will do my best to make it interesting and useful. Greeting to toko online Prestashop!
Tampilkan postingan dengan label Etika-blogger. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Etika-blogger. Tampilkan semua postingan

30 Maret 2014

Hindari 8 hal saat komentar di website blog


Komentar blog mendatangkan backlink (link eksternal). Hindari 8 hal agar komentar lolos dari moderasi administrator website (webmaster) atau blogger (admin blog).

Pagerank Google dan trafik website blog

K ita tahu website atau web blog dengan SEO bagus sangat membantu bisnis online yaitu dengan menjadikan blog SEO Friendly dan menuai backlink. Cara efektif menuai backlink berkualitas dengan meninggalkan komentar blog yang sama thema dan punya pagerank tinggi.

Jika mendapat link balik yang menuju website Anda setelah meninggalkan komentar bagus di blog lain, dengan sendirinya blog Anda mendapatkan jaringan dari blog (website) tersebut. Blog mendapatkan multiple effect, karena Anda berkesempatan terlibat dan saling memberi komentar di komunitas blogger.
comment-website-blog

Mengapa komentar di website blog perlu?

Komentar blog mendatangkan backlink. Jika komentar muncul, link Anda ada dalam komentar. Sayangnya, jarang ada topik membicarakan tentang apa yang seharusnya TIDAK  dilakukan saat saling berkomentar.

Ada 8 hal harus dihindari saat membuat komentar blog. Terutama jika berharap komentar diloloskan dari proses moderasi oleh administrator blog (BLOGGER) atau admin website (webmaster).

1.       Don’t Sign Your Comment

Tidak perlu menuliskan nama di akhir komentar. Biasanya blog dilengkapi software yang meminta nama dan URL blog, sehingga nama Anda atau URL website Anda dimunculkan sebagai link tepat diatas komentar blog.

Menambahkan nama di akhir komentar hanya membuat Anda terlihat seperti anak ingusan masih hijau (Newbie) yang belum berpengalaman di internet.

2.       Don’t Copy And Paste

Mungkin Anda pikir telah memberi informasi berharga ketika COPY dan PASTE 100% paragraf atau kalimat dalam komentar. Sebenarnya komentar ini duplikat contentt.  Blogger (admin blog) atau siapapun tidak menghargai tindakan tercela.

Jika informasinya memang berharga dan relevan, mengapa tidak menyisihkan sedikit waktu  – setidaknya – menulis-ulang dengan bahasa Anda – dengan pilihan kata sendiri.

3.       Don’t Be A Link Dropper

Anda diberi kesempatan menyediakan URL blog dan nama Anda sebelum meninggalkan komentar. Nama blog atau nama Anda dimunculkan sebagai link tepat diatas komentar. Jika komentator lain ingin ke blog Anda, mereka tahu harus klik link tersebut.

JANGAN ada link tambahan dalam komentar (akan terlihat sebagai spamm). Orang benci spamm. kebanyakan blogger tidak membiarkan komentar SPAMM – tidak peduli seberapa relevan dan seberapa baik komentar ditulis.

4.       Don’t Be Critical

INGAT! Blog yang ingin Anda komentari bukan blog Anda. Jadi ikuti nasehat berikut :
  • "Jika Anda tidak bisa mengatakan hal baik, maka diamlah! Jangan mengatakan apa-apa"
Jika gagal, ikuti nasehat berikut :
  • "Lakukan kepada orang lain seperti Anda ingin orang lain lakukan kepadamu."
5.       Don’t Be Irrelevant

Jika Anda ingin orang mengikuti link, beri mereka alasan. Caranya, Anda bikin komentar relevan yang memperkaya diskusi. Jika komentar tidak relevan, akan dianggap sampah dan tidak akan muncul.

6.       Don’t Leave One or Two Word Comments

Beberapa blog punya plugins yang tidak memungkinkan Anda memberi komentar kecuali menggunakan kata melebihi jumlah minimum. Hindari komentar terlalu singkat, seperti "Bagus.” atau “Thanks."

Ini komentar sampah (tidak bernilai) karena tujuan komentar untuk menunjukkan pengetahuan Anda tentang topik, sehingga mungkin beberapa komentator pergi ke blog Anda karena membaca komentar Anda.

7.       Don’t Use Bold or Italics

Jangan gunakan huruf tebal atau miring untuk menyorot satu dua kata dalam komentar. Mengapa?
  1. Huruf tebal dan huruf miring sulit dibaca ketika digunakan dalam blok teks.
  2. Penggunaan huruf tebal dan huruf miring dalam teks komentar termasuk tindakan kasar.
    Bisa ditafsirkan Anda mau curi perhatian dari posting blog, padahal itu bukan blog Anda.
8.       Jangan Bersikap kasar

Jaga etika dan kesopanan jika komentar ingin dimunculkan. Jangan berperilaku tidak berkenan di hati admin blog, termasuk mencaci-maki, kata kasar dan semacamnya. Mereka tidak segan menghapus komentar.



That's all we know

read more website design

25 Maret 2014

Menghindarkan website dari Google Sand Box


Biasanya newbie (blogger pemula) bernafsu agar semua posting blog segera diindeks oleh search engine Google. Mereka obral pasang keyword di banyak tempat. Masalahnya adalah :

Apakah hal tersebut baik bagi website? TIDAK.

Blog terlalu banyak menanam keyword bisa terancam pinalty - masuk Google SandBox.

Website tidak diindex Google karena keyword stuffing

Blog ini launching pada tanggal 6 Juli 2011 dan segera dapat ditemukan di Google Search Engine, namun 2 bulan kemudian website hilang dari halaman hasil pencarian Search Engine (Search Engine Result Pages/SERPs). Saya ketik di mesin pencari Google “site:website-download.blogspot.com” (tanpa tanda petik) hasilnya blank.

Google-SandBox-mengancam-website

Saya segera menenangkan diri. Beberapa hari kemudian saya mencari penyebabnya dan masih tetap membuat content setiap hari sementara praktek SEO saya hentikan, termasuk diantaranya – Stop penyisipan keyword diantara text artikel.  Akhirnya 3 bulan kemudian (Desember 2011)  ada kejutan menyenangkan. Posting di website saya muncul lagi dalam SERPs Google.

Saya check dengan mengetik “site:website-download.blogspot.com” dan hasilnya muncul 153 post yang terbagi menjadi 15 pages. Penyebab hilangnya website dari SERPs Google semakin jelas, kesimpulan saya, website bisa masuk ke Google Sand-Box karena praktek Keyword Stuffing.

Keyword Stuffing : Salah satu teknik SEO website blog

Tahukah Anda perbedaan antara menulis content teks yang diperkaya dengan keyword (keyword rich text) dengan apa anggapan search engine terhadap Keyword Stuffing atau Keyword Density? Seberapa banyak limit kepadatan keyword?

Wikipedia menganggap Keyword Stuffing sebagai teknik SEO yang tidak etis (unethical SEO technique).  Keyword Stuffing terjadi ketika halaman website terlalu banyak dimuati keyword yang diletakkan dalam meta tag atau text artikel. Metode ini yang diterapkan berlebihan ini tidak menambah nilai  peringkat karena search engine Google tidak akan memberikan peringkat  pada halaman website tersebut.

Teknik yang juga tidak lagi diterima oleh Google ialah invisible keywords, yaitu teks keyword berwarna sama dengan warna background atau menempatkan teks "belakang" gambar untuk menyamarkan keyword tetapi mudah dideteksi oleh search engine.

Aturan Ideal Keyword Stuffing untuk website

Batas maksimal keyword dalam artikel adalah 1 frase yang diperkaya dengan 3 kata keyword bisa disisipkan diantara setiap 50-an kata.

Keyword pada posisi bagian atas posting dinilai lebih tinggi oleh mesin pencari.

Disarankan :
  • Targetkan beberapa keyword dalam setiap posting namun content writter tetap harus menjaga daya tarik artikel.
  • Batasan Kepadatan keyword yang dianjurkan 3 - 7 %.

Menulis teks artikel yang dilengkapi dengan keyword sebenarnya tidak sulit,  taruh saja keyword pada judul dan heading tag (H1,H2,H3,H4,h5 atau H6). Dianjurkan jangan melebihi batas kepadatan keyword 7%, karena Google akan mengirim website blog ke Google Sandbox secara mendadak tanpa pemberitahuan sama sekali.

Anda tidak yakin apakah keyword content artikel terlalu sedikit atau berlebihan? Bagaimana mengukur Keyword Density website (blog)?

Tool Keyword Density Checker untuk memeriksa penggunaan keyword dan membantu menjaga keseimbangan website page agar terhindar dari resiko tidak diindeks Google, atau kemunculan notifikasi (pemberitahuan) berikut :


That's all we know
read more website design

17 Oktober 2013

Tip Creative Writing content website dan web blog


Copywriter menginginkan Anda, reader blog (pengunjung website), senang dengan content ciptaannya. Mereka juga menginginkan client, e.g owner web blog atau website yang pakai jasa mereka,merasa puas bahwa keyword yang disisipkan membantu mendatangkan banyak pengunjung berkualitas dan mendukung SEO Friendly.

Creative writing dan pengunjung website berkualitas

Pengunjung berkualitas artinya, mereka ketik keyword tertentu di search engine sehingga akhirnya dapat menemukan website atau blog Anda.

Copywriter tidak semata membuat artikel bagus dikerjakan secara profesional untuk mendapatkan banyak tamu, mereka pertimbangkan aspek SEO, untuk mendatangkan tamu berkualitas.

Mengapa pengunjung berkualitas PENTING?

Menurut statistik Google, sekitar 75% visitor berkualitas cenderung klik iklan Google Adsense.

Mereka sengaja mencari informasi dengan mengetik :
  • keyword tertentu pada search engine.
  • Perkiraan keyword tersebut yang disisipkan oleh Copywriter ke teks artikel.

Pengunjung tidak berkualitas – datang secara kebetulan ke website (blog) – hanya 1% yang bersedia klik. Mereka hanya meninggalkan link mengarah ke situs mereka.

Posting ini menguraikan 6 Tip Creative Writing dalam membuat Posting. Ada polemik tentang bagaimana melakukan creative writing, tapi 6 ide berikut semua penulis profesional menyetujuinya.

1. Use the Proper Word

Hindari kata bermakna berlebihan!
Copy Writer profesional tidak akan pakai kata-kata besar, kecuali mengetahui arti tepat dan mampu mengartikulasikan makna sebenarnya dalam kalimat. Ia harus memilih kata terbaik untuk ditempatkan. Kata mengesankan “intelektual” harus dihindarkan jika memang tidak diperlukan.

JANGAN Anda memaksakan diri menggunakan kata-kata agar terdengar lebih intelektual atau artikulatif.

Penulis pemula sering terjebak penggunaan kata-kata besar sehingga makna kata menjadi kabur dari arti sebenarnya atau tujuan kalimat. Kesalahan ini berangkat dari ilusi bahwa jika saya gunakan "kata besar" maka cerita saya otomatis akan menjadi sempurna.

Kesalahan penggunaan "kata-kata besar" dapat digambarkan seperti ini :

  • Pernahkah Anda melihat seorang anak mencoba menempatkan benda berbentuk persegi panjang ke dalam benda berbentuk lingkaran berlubang di tengahnya? Jika benda persegi panjang itu lebih kecil maka ia akan berhasil, –  FAKTANYA BENTUK EMPAT PERSEGI PANJANG TIDAK SAMA DENGAN LINGKARAN.

    SEHARUSNYA  :
    Tempatkan bentuk persegi panjang ke pola persegi panjang yang terbuka di tengahnya jangan ke pola lingkaran berlobang di tengahnya.

Demikian juga dalam menulis gunakan  “bentuk lingkaran kecil” sesuai “bentuk dan ukuran lubang pada benda lingkaran.” Maksudnya, jangan gunakan kata yang mengesankan lebih intelektual.
  • Kalimat sederhana tetapi hasil pemikiran Anda sendiri justru sangat disarankan.

2. Avoid Exaggerations

Bersikaplah Jujur!

Berlebihan dalam menulis sesuatu punya tempat tersendiri (e.g dalam karya fiksi atau novel), namun ada aturan praktis yang harus diikuti jika ingin menghasilkan content untuk website profesional, yaitu :
  • Hindari tulisan yang bersifat BERLEBIH-LEBIHAN (kalimat bersifat hiperbola).
Kalimat sederhana namun telah dipikirkan dengan baik pada umumnya, akan menjadi “senjata ampuh” daripada penjelasan terlalu bersemangat (mencoba menyoroti peristiwa tertentu) dalam sebuah narasi (cerita).

3. Be Concise

Jangan bertele-tele dan mengobral kata!
  • Bertele-tele adalah ketika kalimat (paragraf) menggunakan terlalu banyak kata untuk mengungkap SATU ide.
Penempatan kata benda, kata kerja dan kata sifat dalam sebuah kalimat pendek akan menekankan apa yang penting tanpa bulu. Tulisan baik adalah jika penulisnya ingin membumbui pernyataan, metafora dan analogi maka dilakukan dengan memasukkan sebagai kalimat (paragraf) tersendiri.

CATATAN
Untuk content web, Sebaiknya gunakan kata tepat dan “to-the-point” saja.

4. Avoid Ambiguous Terms

Hindarkan kata-kata membingungkan (multi tafsir)!
Kata-kata ini menyebabkan salah penafsiran. Kita sering menggunakan kata yang masuk akal (MENURUT kita), faktanya pembaca dibiarkan bingung. Kita tahu maksud kata/kalimat yang kita gunakan tetapi TIDAK demikian dengan pembaca.

5. Correctly Employ Metaphors

Metafora adalah teknik menulis yang mengajak reader lebih dalam ke narasi Anda. Ini kesempatan penulis mengekspresikan diri dan kreativitas. Jika pakai metafora, jangan dicampur dengan pernyataan literal. Pilih salah satu.
  • Agar tulisan tidak membingungkan, sebaiknya gaya tulisan metafora tidak digunakan untuk mengekspresikan ide.

6. Read More. Write More. Watch Less

Copywriter harus melatih talenta dan mendapatkan pengakuan. Semakin banyak membaca dan menulis, semakin baik sebagai Copywriter.

Michael Jordan tidak menjadi pemain basket terbaik hanya karena melihat orang lain bermain. Dia gigih berlatih untuk mendapatkan pengakuan sebagai pemain basket dunia.


Ketika membaca untuk meningkatkan kemampuan menulis, maka Anda juga mempelajari gaya penulisan, penggunaan metafora dan penempatan kata. Anda perlu Aktif mencari cara-cara berbeda untuk praktek menulis lebih baik dan bagaimana menciptakan tulisan jelas

copywriter in website download

CATATAN PENTING
Gunakan makna kata tepat, TERUTAMA saat menggunakan metafora. Jika Anda tidak yakin dengan makna kata tersebut, cari terus kata alternatif hingga menemukan kata tepat. Setelah punya pemahaman dengan sendirinya kemampuan menulis kalimat singkat menjadi lebih baik.

Kalimat terbaik adalah kalimat tidak obral kata. Setelah memahami tips ini, berlatihlah terus. Membaca lebih banyak dan mempelajari gaya penulis lain untuk meningkatkan gaya penulisan Anda.

Source http://www.bloggersentral.com/2012/12/six-tips-for-writing-with-clarity.html


That's all we know



read more website design

26 Desember 2012

Tutorial : Tips untuk website blog dan web toko online


What makes a good website?

Apa saja yang bisa menjadikan suatu website menjadi lebih baik? Website sama seperti pisau bermata dua bagi usaha bisnis Anda. Website yang baik dapat men-support dan meningkatkan bisnis riil Anda, sebaliknya website yang dibuat atau dikelola dengan buruk, benar-benar dapat memiliki efek negatif bagi reputasi bisnis Anda atau setidaknya bisa menciptakan image buruk bisnis toko online Anda.

Pertanyaannya kemudian adalah, apa dan bagaimana membuat website yang baik?

  • The answer is, a great user experience.
    What does this mean? Create an experience worthy of the attention you're demanding.


Berikut beberapa tips dan teknik untuk membantu Anda menciptakan website lebih baik :

1     Define Your Audience

One of the first things to do, in the pre-planning stages, is to get a very clear idea of who your target audience is. This will help determine many choices including the structure and "feel" of the site, the content you put on it, and the avenues you might choose to drive people to it. A website for teen-aged video gamers, for example, would have a totally different look and feel than one geared for senior citizen pet owners.
Once you define the primary users of your site, gear everything in the site to make them to want to stay, explore and come back to it again and again. A simple idea, but one that is too often overlooked.

2     Define the Purpose

Knowing what you want the user to do once they are on your website is also vitally important. You got them there, now what? By having a clear objective, the website can be geared towards having the user move towards that objective.
Is the website merely there to inform? Do you want the user to make a purchase? Several purchases? Is the site geared to intrigue the viewer enough to sign up for a service? Or hire you for a job?
Once the purpose is clarified, you can then design the website to lead the user towards that goal. Good websites will show and tell the user what to do, with engaging graphics, images and other content.

3     Navigation

One of the most important aspects to consider when first designing a new website is the navigation. Navigation that is confusing, difficult to find and/or inconsistent adds a damper to the user experience and could be enough to drive them away. Pages should always be easily accesible and navigation buttons should be clearly visible and glitch-proof. Anticipating the user's needs and including intuitive links and multiple ways of arriving at the same place are other considerations.

4     The "Feel"

Now that you know your audience, you can determine the style or "feel" of the website. Show the user the unique qualities of your product, service or person. Let them feel the difference between you and the rest of the world. You want to keep the tone and theme consistent so as not to confuse, but by all means make the website "distinctively yours".

5     Entice the User to Interact

Let the user create something, change something, play something or at least touch or press something. A simple "play" button is better than a self-playing movie. The more you can get the user to interact with the website, the deeper the bond between them and your brand.

6     The Intro Sequence

The Intro-sequence of a website can be a very effective communication tool. It can pull people in and create a positive image in a matter of seconds. It is a courteous welcome and a reason to stay. It is often the first thing a visitor will see, so having one done correctly is vital in setting a positive tone for the rest of the site. One of the best ways to do this is to inform and entertain the viewer in a visually attractive way. Never bore or frustrate. That is the quickest way to lose a user.

7     Surprise & Delight

There's a good chance the user has seen many, many other websites before yours, thus an element or two that surprises and delights will make your website special and something they'll remember. Look for opportunities to create the unexpected. Entertain them. Beguile them. Fill their imaginations with magical moments..

8     Use Humor

Very too often, humor is completely left out of the websites. Now, it doesn't necessarily have to be about clowns and pigs in tutus. Subtle jokes, irony, self-depracations could be sprinkled here and there to add spice, levity, fun and lightheartedness. We all need that every once in a while in our lives (even just to keep our sanity)!

9     Be Personal

Be human. Write like you talk and put your name on it. Don't use meaningless jargon. Tell a story, a true one, one that resonates. Be real. Let people relate and connect to you as a person.

Source: http://dzinepod.com/tips.html


That's all we know



read more website design

23 Oktober 2011

Wawancara Eksklusif Bersama Yaro Starak : Interview sessions dengan para blogger sukses kelas dunia



Posting ini bagian dari kompilasi sesi  Wawancara Eksklusif Bersama Blogger-Blogger Sukses terkemuka di dunia.  Sesi wawancara  dilakukan oleh Medhy Aginta dari www.Blogguebo.com

Advis blogger profesional - arsip website design

Mempelajari pengalaman orang lain adalah salah-satu cara terbaik menuju sukses. Di dunia blogging dan make money from blogging, Anda perlu menyimak pendapat dan pengalaman blogger profesional yang terbukti sukses mendulang uang.

Semoga kita bisa belajar mengenai cara-cara terbaik dan teruji dari blogger terbaik, khususnya untuk BLOG BERBAHASA INDONESIA. Kita berharap mendapatkan pemahaman lebih baik mengenai bagaimana cara menghasilkan uang melalui blog dengan benar dan menguntungkan.
"BLOGGING adalah sesuatu yang mudah tidak peduli apapun bahasa yang Anda gunakan. Yang sulit adalah berusaha tetap setia di dunia blogging secara terus menerus dalam jangka waktu lama"  (Yaro Starak, dalam wawancara Blogguebo, 2008)

PENGANTAR

Yaro Starak adalah pelaku bisnis online sukses menggunakan blog sebagai sarana penghasil uang di internet. Ia memulai sejak masih kuliah (membuat situs game sederhana), hingga mampu menjual situs komersial – BetterEdit.com – Yaro. saat ini berpenghasilan kurang lebih $78,000 per tahun.

Owner situs Entrepreneurs-Journey.com ini membangun "sekolah" mentoring online BlogMasterMind., menawarkan program tutorial bisnis berdasarkan pengalaman pribadi. Selain aktif sebagai blogger, Yaro juga menjadi speecher seminar dan workshop bisnis online, terutama di  Australia.

Kunjungi www.Entrepreneurs-Journey.com untuk  informasi lebih lengkap tentang Yaro Starak.

--------------------------------------------------

(T): Tanya
(J): Jawab

(T): What do you think of non-English blogs in general? (Bagaimana pendapat Anda tentang blog-blog yang tidak berbahasa Inggris secara umum?) (J): It's hard for me to judge since I don't speak any other languages, but my general assumption is that there are more gaps in non-English markets and thus a huge opportunity to build a popular blog.

(Sulit bagi saya untuk menilainya karena saya tidak berbicara selain bahasa Inggris, tapi asumsi umum saya adalah ada lebih banyak celah di pasar non-bahasa Inggris dan sebenarnya merupakan kesempatan  yang sangat besar untuk membangun sebuah blog yang populer). 

Just take a look at what is working in the English market and see if it would apply just as well in another language market. (Mungkin bisa dengan mengamati apa yang terjadi di pasar berbahasa Inggris dan mencoba apakah hal itu bisa diterapkan di pasar berbahasa yang lain)

(T): Do you think non-English blogs have good prospect in the online business realm? (Apakah menurut Anda blog yang tidak berbahasa Inggris punya prospek bagus di dunia bisnis online?) 

(J): In fact probably better due to reduced competition and a younger market. If I had a passion for a topic, I'd look at the English market, see who are the leaders, then replicate what they did in another language.

Tentu - barangkali lebih bagus karena kompetisi masih longgar dan pasar yang baru tumbuh. Jika saya punya minat besar mengenai sebuah topik, saya akan mengamati pasar berbahasa Inggris, melihat siapa pemimpinnya, dan kemudian meniru apa yang mereka lakukan dengan bahasa lain) 

For example – is there a Pay Per Click expert in Japan? How about an SEO guru in German? Just learn the skills, then get out there and help others in your native, non-English language. (Sebagai contoh - apakah ada pakar Pay Per Click di Jepang? Bagaimana dengan guru SEO di Jerman? Intinya pelajari kecakapan tersebut, segera keluar dan bantulah orang lain dengan bahasa Anda sendiri, bahasa selain Inggris)

(T): What are the most advantages of non-English blogs compared with English blogs in the online business realm? (Apa keuntungan paling besar dari blog yang tidak berbahasa Inggris bila dibandingkan dengan blog-blog berbahasa Inggris di dunia bisnis online?) 

(J): The biggest advantage non-English bloggers have, at least in some areas, is a clear path to success. Let's say there's no blogger who covers blogging for money in French. If I spoke and wrote French perfectly, I would go read the English blogs, learn all I could about professional blogging and then teach others via my French blog.

(Keuntungan terbesar  blogger yang menulis dengan bahasa selain Inggris adalah, setidaknya di beberapa aspek, adanya jalan yang jelas menuju sukses. Katakanlah, tidak ada blogger yang menulis soal blogging for money dalam bahasa Perancis. Jika saya berbicara dan menulis dalam bahasa Perancis dengan sempurna, saya akan membaca blog-blog berbahasa Inggris, belajar semua yang saya bisa tentang dunia blogging secara profesional dan kemudian mengajarkannya kepada yang lain melalui blog berbahasa Perancis saya.) 

You don't have to reinvent the wheel – just follow proven successful formulas.  (Anda tak perlu menemukan kembali rodanya - cukup ikuti rumus sukses yang sudah terbukti tersebut).

(T): What are the obstacles or constraints?  (Apa kesulitan atau hambatannya?) 

(J): Market size is an issue. Certain languages and cultures just won't support the same markets that English does (and vice versa). You can't assume that a niche will directly translate from English to another language. Maybe people in that country don't go online looking for the information, or maybe the industry is at a different stage of evolution.

(Cakupan pasar adalah satu masalah. Ada beberapa bahasa dan budaya yang tidak mendukung pasar yang sama dengan pasar berbahasa Inggris (demikian pula sebaliknya). Anda tidak bisa mengasumsikan bahwa satu niche akan bisa diterjemahkan secara langsung dari bahasa Inggris ke bahasa lain. Barangkali orang di negara tersebut tidak biasa pergi online untuk mencari informasi, atau barangkali industri online di negara tersebut berada pada tahapan perkembangan yang berbeda) 

Research and testing are the only ways to really know for sure, so don't make any assumptions until you actually try something.  (Riset dan uji coba adalah satu-satunya cara untuk mengetahuinya secara pasti, karena itu jangan membuat asumsi apapun sampai Anda benar-benar mencoba sesuatu).

(T): What opportunities are mostly suit for non-English blogs? (Peluang apa yang paling cocok untuk blog-blog yang tidak berbahasa Inggris?) 

(J): That's difficult to say. You could look at trends – for example the rising industries in China and India as opportunities, or maybe just nuances within a culture that only people from that culture understand.

(Sulit untuk menjawabnya. Anda bisa melihat trend yang sedang berkembang - misalnya perkembangan industri di China dan India sebagai peluang, atau barangkali hanya sekedar nuansa budaya dimana hanya orang-orang di dalam budaya itulah yang bisa memahaminya).

(T): While most online ads are in English, what are the non-English blogs have to do to get the cake?
(Sementara kebanyakan iklan online dalam bahasa Inggris, apa yang harus dilakukan blog-blog yang tidak berbahasa Inggris untuk mendapatkan kue iklan?) 


(J): Seek sponsors from your countries. Businesses in countries that speak other languages spend money on advertising too. If you blog in Spanish, then seek out Spanish sponsors.   (Carilah sponsor/pemasang iklan dari negara Anda. Bisnis di negara negara yang tidak berbahasa Inggris pasti juga membelanjakan uang mereka untuk iklan. Jika Anda membuat blog dalam bahasa Spanyol, maka carilah pemasang iklan dari Spanyol)

(T): Among these programs: Google Adsense and PPC Ads, Affiliate Programs, Paid to Click, Paid to Review, Independent Ads, Others - which one will give more opportunity for non-English blogs?
(Diantara program-program ini: Google Adsense dan PPC Ads, Affiliate Programs, Paid to Click, Paid to Review, Independent Ads - mana yang berpeluang lebih besar bagi blog tidak berbahasa Inggris?) 


(J): I can't really comment on this beyond what I know about writing an English blog. Affiliate marketing is the best for me, but there is no standard. Other bloggers get better results with AdSense. Non-English blogs follow the same rules – to make the most money test different methods and use a combination that results in maximum profits.

(Saya tidak bisa berkomentar diluar apa yang saya tahu tentang menulis blog dalam bahasa Inggris. Program affiliasi adalah yang terbaik buat saya, namun tidak ada standarnya. Blogger yang lain mendapatkan hasil yang lebih baik dengan Adsense. Blog-blog yang tidak berbahasa Inggris juga sama - untuk menghasilkan uang yang terbanyak, uji cobalah berbagai metode dan gunakan kombinasi yang  menghasilkan keuntungan maksimal)

(T): Do you think non-English speaker bloggers should push themselves to write post in English?
(Apakah menurut Anda blogger yang tidak berbahasa Inggris harus memaksakan diri mereka untuk menulis blog dalam bahasa Inggris?) 


(J): Definitely not!! I've had a few students who have English as a second language who choose to write in English and they struggle as a result. I ask them why they don't write a blog in their native language  and they say it's because there is no audience for blogs in their country.

(Sama sekali tidak!!.  Saya punya murid dengan bahasa Inggris sebagai bahasa kedua mereka yang memilih menulis dalam bahasa Inggris. Akibatnya mereka harus bersusah payah melakukannya. Saya tanya mereka kenapa tidak menulis dalam bahasa ibu mereka. Mereka bilang karena tidak ada pembaca blog mereka di negara mereka)

I can understand that might be the case for some industries, but I believe many non-English bloggers are missing the boat to possibly become leaders in their home country. Just because an industry is small now, if you enter early, become the best blogger in your country, then enjoy the rewards later when the market grows. That's not an opportunity you have in some English speaking industries because markets are established.

(Saya bisa mengerti bahwa barangkali hal itu memang terjadi untuk beberapa industri, namun saya percaya banyak blogger yang tidak berbahasa Inggris akan ketinggalan perahu untuk menjadi pemimpin  di negara mereka.. Justru karena industri online saat ini masih kecil, jika mereka masuk lebih dulu,  maka mereka akan menjadi blogger terbaik di negaranya, lalu nikmatilah hasilnya saat pasar mulai tumbuh. Peluang seperti itu tidak bisa Anda dapatkan di sejumlah industri berbahasa Inggris karena pasarnya sudah mapan).


(T): What's your advice for non-English speaker bloggers in order to keep survive in the online business realm? (Apa saran Anda untuk blogger-blogger yang tidak berbahasa Inggris agar bisa tetap bertahan di dunia bisnis online?) 

(J): Just keep at it – don't stop trying to help people and build online assets. It takes time, but you can get there if you find what you are passionate about and translate that into output for other people to benefit from.

(Terus berjuang - jangan berhenti membantu orang lain dan membangun aset online. Itu butuh waktu, namun Anda bisa sampai kesana jika Anda menemukan apa yang benar-benar Anda sukai dan menterjemahkannya menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain). 

If you know how to write well in a non-English language, then take advantage of the skill you have and start putting content online. Blogging is easy no matter what language you write it, what's difficult is sticking to it for the long haul. 

(Jika Anda tahu bagaimana menulis dengan baik dalam bahasa selain Inggris, maka ambillah manfaat kecakapan Anda tersebut dan mulailah menulis secara online. Blogging  itu mudah, tidak  peduli apapun bahasa yang Anda gunakan, yang sulit adalah berusaha tetap setia di dunia blogging secara terus menerus dalam jangka waktu lama).

Good luck!

Yaro Starak
----------------------------------------------------------

Banyak hal yang kita pelajari dari Yaro Starak. Salah satunya adalah tetap adanya peluang bagi blog berbahasa Indonesia untuk menjadi pemain utama di pasar negeri sendiri. Selagi insdustri bisnis online baru bertumbuh di Indonesia.

Hal lain yang tidak kalah pentingnya adalah ketabahan dan kesetiaan untuk terus mencintai dunia bisnis online (khususnya blogging). Banyak blogger yang penuh semangat di satu dua bulan pertama, namun kemudian loyo dan mundur teratur dari dunia bisnis online karena mendapati betapa uang yang diimpikan tak kunjung datang.
*******


read more website design

Wawancara Eksklusif Bersama John Cow : Interview sessions dengan para blogger sukses kelas dunia


Advis kali ini tentang FOKUS dalam menjadikan blog sebagai sumber uang. Itu bukan kata saya, tapi pengajaran dari John Cow. Saya hanya ingin sedikit mengulas pentingnya fokus perhatian dalam bisnis online dengan ungkapan dibawah ini.

Kita tidak akan pernah mendapat "nyala api" jika cara memegang kaca pembesar selalu bergerak, tidak mau diam beberapa menit saja untuk mendapatkan "titik fokus" tempat berkumpulnya panas sinar matahari.

Advis blogger profesional - website archives

"Fokus sepenuhnya pada bisnis lokal di negara Anda. Bekerja keras membangun nama blog, atau Anda bisa MEMILIH MENGUBAHNYA MENJADI BERBAHASA INGGRIS dan melayani pasar lebih besar dengan persaingan lebih keras ....."
"There's no such thing as obstacles and constraints, only opportunities and challenges."  (John Cow)


PENGANTAR

John Cow blogger profesional (dari Irlandia) tiba-tiba populer setelah mengimitasi nama blog miliknya - tidak asing di dunia blogger (blogosphere) – JohnChow.com. Situs asli JohnChow.com (meski masih tetap online) telah hilang dari mesin pencari Google - kena penalti karena praktek massive link building - dianggap melanggar Webmaster Guidelines Google.

JohnCow.com memanfaatkan nama besarnya sendiri - John Chow - dengan anchor link "Make Money Online" menjadi populer meski baru diluncurkan 6 bulan. Bulan pertama launching, situs ini langsung memberi earnings $1,000 dan saat ini berkisar $3,500 per bulan.

Kunjungi www.JohnCow.com untuk mendapatkan informasi lebih lengkap tentang John Cow.

--------------------------------------------

Wawancara Eksklusif Bersama Blogger-Blogger Sukses – www.Blogguebo.com Blog, Blogging and Make Money from Blog http://www.Blogguebo.com. Wawancara ini dihadirkan khusus untuk blogger Indonesia.

(T): Tanya
(J): Jawab

(T): What do you think of non-English blogs in general? (Bagaimana pendapat Anda tentang blog tidak berbahasa Inggris secara umum?) 

(J): It doesn't matter what language your blog is in, as long as you get readers for it. Blogging without readers is like milk without cookies. (Tidak masalah apapun bahasa blog Anda, selama Anda punya pembaca. Blogging tanpa pembaca seperti halnya susu tanpa kue)

(T): Do you think non-English blogs have good prospect in the online business realm? (Apakah menurut Anda blog-blog tidak berbahasa Inggris punya prospek bagus di dunia bisnis online?)

(J): As far as online business goes, the international language of business is English and you will limit yourself by seeking out a non-English speaking market. Having said that, the majority of entrepreneurs will seek out the largest possible audience, which is English. This leaves a lot of space for those that want to focus on different languages. 

(Sepanjang bisnis online yang kita bicarakan, bahasa internasional bisnis adalah bahasa Inggris (sementara) Anda akan membatasi diri dengan mencari pasar yang tidak berbahasa Inggris. Artinya, mayoritas entrepreneur akan mencari peluang pasar terbesar, yaitu pasar berbahasa Inggris. Ini menyita sedemikian besar ruang bagi mereka yang ingin fokus pada bahasa berbeda)

(T): What are the most advantages of non-English blogs compared with English blogs in the online business realm? (Apa keuntungan paling besar dari blog-blog yang tidak berbahasa Inggris bila dibanding dengan blog-blog berbahasa Inggris di dunia bisnis online?) 

(J): It's niche based. Most people can do English, only a fraction of that amount can concentrate on other markets too. (Basis niche. Kebanyakan orang bisa berbahasa Inggris, hanya sedikit diantara mereka yang bisa berkonsentrasi di pasar bahasa yang lain)

(T): What are the obstacles or constraints? (Apa kesulitan atau hambatannya?) 

(J): There's no such thing as obstacles and constraints, only opportunities and challenges. (Tidak ada yang disebut rintangan dan hambatan, hanya ada peluang dan tantangan)

(T): What opportunities are mostly suit for non-English blogs? (Peluang apa yang paling cocok untuk blog-blog tidak berbahasa Inggris?) 

(J): That would obviously be local business. Every country has it's own standards and values, you'd need to be a local to know what motivates people. Also generic products that are being used all over the world, like web-hosting for example. These are things that are not limited to certain locations. 

(Yang pasti BISNIS LOKAL. Setiap negara ada standar dan nilai sendiri, Anda harus menjadi warga lokal disitu untuk mengetahui apa yang memotivasi orang. Juga produk-poduk generik yang digunakan di seluruh dunia, seperti web-hosting misalnya. Hal-hal seperti ini tidak dibatasi lokasi tertentu)

(T): What theme mostly fit for non-English blogs? (Tema apa yang paling sesuai untuk blog-blog non-berbahasa Inggris?) 

(J): That would all depend on your country. Once again, you will have too look and see what people are interested in. One can imagine that a Britney Spears blog would do better in the US than in Indonesia for
example.

(Hal itu sangat tergantung pada negara Anda. Sekali lagi, Anda harus MENCARI dan MENGAMATI APA YANG DIMINATI ORANG BANYAK. Orang bisa membayangkan bahwa blog Britney Spears akan lebih berhasil di Amerika Serikat ketimbang di Indonesia, misalnya)

(T): While most online ads are in English, what are the non-English blogs have to do to get the cake?
(Sementara kebanyakan iklan online dalam bahasa Inggris, apa yang harus dilakukan blog-blog tidak berbahasa Inggris untuk mendapatkan kue iklan?) 


(J): We know there's companies that specialize in local advertising, like Nuffnang and Advertlets. Google Adwords does localized ads so there's something for everyone.

(Saya tahu ada perusahaan-perusahaan yang mengkhususkan diri pada iklan-iklan lokal, seperti Nuffnang dan Advertlets. Google Adwords juga memiliki iklan-iklan lokal, jadi ada sesuatu untuk setiap orang)

(T): Among these programs: Google Adsense and PPC Ads, Affiliate Programs, Paid to Click, Paid to Review, Independent  Ads, Others - which one will give more opportunity for non-English blogs? (Diantara program-program ini: Google Adsense dan PPC Ads, Affiliate Programs, Paid to Click, Paid to Review, Independent Ads, Mana yang memberikan peluang lebih besar bagi blog yang tidak berbahasa Inggris?) 

(J): It would depend on the product you are promoting. For obvious reason, we'd say Independent ads would work best on a specific language blog. It's all about local business. (Hal itu akan sangat tergantung produk apa yang Anda promosikan. Saya katakan bahwa iklan-iklan independen akan berhasil untuk blog dengan bahasa yang spesifik. Ini semua tentang bisnis lokal)

(T): Do you think non-English speaker bloggers should push themselves to write post in English? (Apakah menurut Anda blogger tidak berbahasa Inggris harus memaksakan diri untuk menulis blog dalam bahasa Inggris?) 

(J): That all depends on what you'd like to accomplish. If you're blogging for fun, no. Just keep doing what feels good. If you're blogging to make money, you would be wise to expand your territory and reach out to a larger group of English readers.

(Semua tergantung pada apa yang ingin dicapai. Jika membuat blog hanya untuk senang-senang. Lakukan saja apa yang membuat Anda senang. Jika Anda membuat blog untuk menghasilkan uang, akan bijaksana bila Anda perluas wilayah dan menjangkau kelompok pembaca berbahasa Inggris yang lebih besar)

(T): Do you have or may consider running any new project specifically address for non-English blogs?
(Apakah Anda punya atau mungkin sedang mempertimbangkan proyek baru yang secara khusus ditujukan untuk blog yang tidak berbahasa Inggris?) 


(J): We're actually entertaining the idea of starting up a new blog in our own language. We've been comparing the top 50 blogs from my country, those who only write in my language, and my current English
blog, JohnCow.com would be in the top 3, comparing the statistics.

(Sebenarnya saya sedang memikirkan ide memulai sebuah blog baru dalam bahasa saya sendiri. Saya sedang membandingkan top 50 blog dari negara saya, blog yang ditulis dalam bahasa saya, dan blog berbahasa Inggris saya yang sekarang, JohnCow.com akan berada di top 3, jika melihat statistiknya)

(T): What's your advice for non-English speaker bloggers in order to keep survive in the online business realm? (Apa saran Anda untuk blogger yang tidak berbahasa Inggris agar bisa tetap bertahan di dunia bisnis online?) 

(J): Either focus purely on your local business and work hard to make a name for yourself, or you can choose to switch to English and serve a greater market with more competition.

(FOKUS SEPENUHNYA PADA BISNIS DI NEGARA ANDA dan BEKERJA KERAS MEMBANGUN NAMA BLOG atau (jika tidak) ANDA BISA MEMILIH MENGUBAHNYA MENJADI BERBAHASA INGGRIS dan MELAYANI PASAR LEBIH BESAR dengan PERSAINGAN LEBIH KERAS)

Thanks for this opportunity and we hope you found our ramblings useful. And say hi for us to those millions of fans in Indonesia! (Terima kasih atas kesempatan ini dan saya berharap Anda mendapatkan sesuatu yang bermanfaat dari wawancara ini. Dan sampaikan salam saya untuk teman-teman di Indonesia!).


“Selamat tingga!!!,”
(memang John menuliskannya seperti ini, "Selamat tingga", tanpa "L") 


John Cow 


-----------------------------------
Satu hal yang perlu dicatat dari wawancara bersama John Cow adalah pentingnya FOKUS. Anda tidak akan mendapat hasil apapun jika tidak fokus terhadap apa yang sedang Anda kerjakan. Demikian halnya dengan blogging.

Fokus terhadap pilihan pangsa pasar, fokus terhadap niche atau produk yang akan dijual di blog dan fokus pada bahasa yang Anda gunakan adalah kunci sukses “make money from blogging.”

********


read more website design

22 Oktober 2011

Wawancara Eksklusif Bersama Jeremy “Shoemoney” Schoemaker : Interview sessions dengan para blogger sukses kelas dunia


Wawancara Eksklusif Bersama Blogger-Blogger Sukses – www.Blogguebo.com Blog, Blogging and Make Money from Blog http://www.Blogguebo.com

Saran blogger profesional dunia - website archives

"Tekuni. Buat diri Anda menjadi orang yang memiliki otoritas dan bangun kelompok pembaca Anda"  (Jeremy Schoemaker, dalam wawancara Blogguebo, 2008)

Saran blogger profesional kali ini tetap tentang FOCUS dan PERSISTENCE (KETEKUNAN) dalam menjadikan blog sebagai sumber uang. Itu juga bukan kata saya, tapi pengajaran dari Jeremy Schoemaker. Saya hanya ingin sedikit mengulas pentingnya fokus perhatian dalam bisnis online dengan ungkapan dibawah ini.

PENGANTAR

Jeremy Schoemaker, blogger asal Amerika Serikat, owner Shoemoney.com. Jeremy - salah satu tokoh Make Money from Blogging yang dikenal dengan situs Shoemoney.com berpenghasilan $120,000 per tahun. Ia memulai dengan membuat situs game sederhana untuk Macintosh saat masih kuliah.

Pengalaman berharga ini membawanya ke jenjang tinggi dengan mendirikan perusahaan dotcom, ShoeMoney Media Group. Beberapa produk ShoeMoney Media Group diantaranya Auction Ads (kini di-merger dengan ShoppingAds), Below a Buck (situs lelang produk-produk berharga dibawah 1 dollar) dan Elite Retreat (seminar online business).

Kunjungi www.Shoemoney.com untuk informasi lebih lengkap tentang Jeremy Schoemaker.
--------------------------------------------

(T): Tanya 
(J): Jawab

(T): What do you think of non-English blogs in general? 
(Bagaimana pendapat Anda tentang blog non-berbahasa Inggris secara umum?) 

(J): I only know English but looking at the amount of trackbacks I get from non-english blogs which seem to be very content rich, I think they are doing really well.

(Saya hanya tahu bahasa Inggris  tapi melihat banyaknya link balik dari blog-blog tidak berbahasa Inggris yang terlihat sangat kaya isi, saya kira mereka telah melakukannya dengan sangat baik)

(T): Do you think non-English blogs have good prospect in the online business realm?  
(Apakah menurut Anda blog non-berbahasa Inggris punya prospek bagus di bisnis online?) 

(J): Without a doubt. Right now is a great time for non-english blogs to establish themselves in the space. The reason now is so important is because there is not that many global advertisers yet so there is not
much motivation for your competition to be the authority. Its kind of like how it was a long time ago for english speaking blogs when people did it out of passion and not out of profit. Then when advertisers came
around they were established. I think this will happen with many non-english blogs as well.

(Tidak diragukan lagi. Saat ini adalah saat yang sangat baik bagi blog yang tidak berbahasa Inggris untuk mengukuhkan diri di dunia bisnis online. Alasan kenapa saat ini begitu penting adalah karena belum adanya terlalu banyak pengiklan global sehingga tidak terlalu besar pula motivasi bagi persaingan untuk menjadi orang yang memiliki otoritas. Ini seperti saat beberapa tahun lalu, bagi blog berbahasa Inggris, ketika orang membuat blog lebih karena kecintaan dan bukan karena uang. Dan ketika para pengiklan datang mereka sudah mapan. Saya kira hal ini juga akan terjadi pada blog yang tidak berbahasa Inggris)

(T): What are the most advantages of non-English blogs compared with English blogs in the online business realm? (Apa keuntungan paling besar dari blog-blog non-berbahasa Inggris bila dibandingkan dengan blog berbahasa Inggris di bisnis online?) 

(J): Mostly the fact that its such a untaped resource. The English market is very saturated in almost any profitable niche. (Faktanya ini seperti sumber daya yang belum dimanfaatkan. Pasar berbahasa Inggris sudah sangat jenuh di hampir semua niche yang menguntungkan)

(T): What are the obstacles or constraints? (Apa kesulitan atau hambatannya?)

(J): I think the obstacles & constraints are pretty standard english / non-english. One of the great things bout todays world is it really does not matter where you are located. Especially for a blog. If you are connecting with people eventually you will build readership (in whatever language). Money will eventually follow.

(Rintangan dan hambatan adalah sesuatu yang standar baik bagi blog berbahasa Inggris ataupun non-Inggris. Satu hal yang sangat luar biasa mengenai kondisi dunia kita saat ini adalah bahwa tidak terlalu menjadi soal dimana Anda berada. Terutama untuk blog. Jika Anda berhubungan dengan banyak orang, perlahan-lahan Anda akan membangun jumlah kelompok pembaca  yang besar (dalam bahasa apapun). Uang akan datang - uang dengan sendirinya akan mengikuti)

(T): What opportunities are mostly suit for non-English blogs? 
(Peluang apa yang paling cocok untuk blog- yang tidak berbahasa Inggris?) 

(J): eBay has affiliate programs for over 15 countries. You are also starting to see non-english dating sites popup all over the world. I think the dating and mobile industry will be big up and coming inches in non-english speaking areas.

(eBay memiliki program affiliasi untuk lebih dari 15 negara. Anda juga bisa mulai melihat situs-situs kencan yang tidak berbahasa Inggris di banyak negara. Saya kira industri perkencanan dan industri selular akan semakin besar dan semakin banyak di kawasan yang tidak berbahasa Inggris)

(T): What theme mostly fit for non-English blogs? 
(Tema apa paling sesuai untuk blog non- bahasa Inggris?)

(J): I would venture technology and industry news. Politics seems to be a hotbed but I just do not see that being very profitable. (Saya kira teknologi baru dan berita-berita industri. Politik sepertinya bisa menjadi sesuatu yang populer tapi saya tidak melihat akan memberi banyak keuntungan).

(T): While most online ads are in English, what are the non- English blogs have to do to get the cake?
(Sementara kebanyakan iklan online dalam bahasa Inggris, apa yang harus dilakukan blog yang tidak berbahasa Inggris untuk mendapatkan kue iklan?) 


(J): I think non-english blogs have a nice advantage that they can learn from where english only bloggers have failed. Also they can pretty easily also have translated versions of their website into English. I think a lot of English blogs will be translating their content more as the non-english bloggers enter the market.

(Saya kira blog yang tidak berbahasa Inggris punya keuntungan yang bagus bahwa mereka bisa belajar dari kegagalan blogger-blogger berbahasa Inggris. Mereka juga bisa agak lebih mudah menerjemahkan situs mereka ke bahasa Inggris. Saya kira banyak blog berbahasa Inggris nanti akan menerjemahkan isi situs mereka ke bahasa lain ketika semakin banyak blogger non-Inggris masuk ke pasar bisnis online)

(T): Among these programs: Google Adsense and PPC Ads, Affiliate Programs, Paid to Click, Paid to Review, Independent Ads, Others - which one will give more opportunity for non-English blogs?
(Diantara program : Google Adsense dan PPC Ads, Affiliate Programs, Paid to Click, Paid to Review, Independent Ads, Mana yang memberi peluang lebih besar bagi blog non-Inggris?) 


(J): I would say using something like the Rubicon Project would be key. They will automatically geo target (show ads based on ip) for your customers. This means a person coming from Mexico will only see
offers they can use.. maybe people from the US only see Adsense. It will full optimize your global campaign.

(Saya akan bilang menggunakan sesuatu seperti Rubicon Project adalah kuncinya. Mereka akan secara otomatis melakukan geo target (menampilkan iklan berdasarkan kode IP) bagi konsumen Anda. Ini artinya sesorang dari Meksiko hanya akan melihat penawaran iklan yang ditujukan bagi mereka, Mungkin orang dari Amerika Serikat hanya akan melihat iklan Adsense yang tampil. Ini akan memaksimalkan upaya kampanye global Anda)

(T): Do you think non-English speaker bloggers should push themselves to write post in English? 
(Apa menurut Anda blogger non-Inggris harus memaksakan diri menulis blog dalam bahasa Inggris?) 

(J): I think if the site wants to move more into a "news" site and has the budget for it then yes. If its a blog and its a subject the author is passionate about then I would just write in non-english and see where it goes. Its defiantly something that should be tested.

(Saya kira jika situs tersebut ingin beranjak lebih kepada sebuah situs "berita" dan memiliki anggaran untuk itu,  jawabannya iya. Jika itu adalah blog dan temanya adalah apa yang diminati oleh penulisnya maka saya akan menuliskannya dalam bahasa selain Inggris dan melihat kemana ia akan menuju. Ini sesuatu yang menantang untuk diuji coba)

(T): Do you have or may consider running any new project specifically address for non-English blogs?
(Apakah Anda memiliki atau mungkin sedang mempertimbangkan proyek baru yang secara khusus ditujukan untuk blog-blog yang tidak berbahasa Inggris?) 


(J): Not specifically for blogs. I have had several people offer to translate my content in other languages but at this point I just do not think its worth it.

(Tidak secara khusus untuk blog. Ada beberapa orang yang menawarkan untuk menerjemahkan isi blog saya ke dalam bahasa lain, tapi untuk saat ini saya cuma berpikir hal itu belum terlalu penting)

(T): What's your advice for non-English speaker bloggers in order to keep survive in the online business realm?  (Apa saran Anda untuk blogger-blogger yang tidak berbahasa Inggris agar bisa tetap bertahan di dunia bisnis online?) 

(J): Stay at it. Establish your self as an authority and build readership. 
(Tekuni. Buat diri Anda menjadi orang punya otoritas dan bangun kelompok reader Anda)


Jeremy Schoemaker
-----------------------------------
Benang merah yang bisa ditarik adalah pentingnya FOKUS dan KETEKUNAN untuk terus menggeluti blogging. Yaro Starak, John Cow maupun Jeremy Schoemaker - dengan caranya masing-masing – telah menunjukkan kepada kita kekuatan karakter ini.

MASALAHNYA :  Seberapa kuat Anda bertahan?


*********


read more website design
Penelusuran topik khusus di blog ini
Loading