Author by Yosef Doublehorn
Author by : Doublehorn
DAFTAR ISI
Protected by Copyscape Online Infringement Detector

08 Maret 2013

SEO website blog : how to work with Rich Snippet?


Berkat Microformats  Google™ secara teratur meningkatkan presentasi hasil pencarian di SERP (Search Engine Result Pages). Microformats dapat Anda gunakan untuk mengenalkan siapa si penulis website ataupun blog, siapa teman blog kita, siapa pesaing produk bisnis online atau e-Commerce website toko online Prestashop kita, dan lainnya

What is Rich Snippet? - website archives

Pertanyaan ini tentu mengganggu? Jawabannya dapat Anda review pada awal artikel blog ini berjudul Trik SEO : Memasang Microformats di Blogroll. Dan akan saya singgung sedikit disini.

Microformat (sering disingkat μF) adalah pendekatan markup semantik yang berupaya memanfaatkan kembali tag HTML/XHTML untuk menyampaikan metadata[1] dan atribut lain di halaman web (webpage) dan konteks lain yang mendukung (X) HTML, seperti RSS.

Pendekatan ini memungkinkan software memproses informasi yang ditujukan untuk end-user (seperti informasi author, kontak, koordinat geografis, peristiwa kalender, image produk, etc.) secara otomatis sehingga semua informasi tersebut akan ditampilkan pada halaman hasil pencarian search engine (SERP). Untuk memperjelas pemahaman perhatikan contoh berikut : (halaman SERP yang terkandung di dalamnya Rich Snippets)

Contoh sampel SERPs berisi rich snippets

How to Work with Rich Snippets? - website files

Apa yang dapat kita lakukan dengan Rich Snippets?

Penjelasan SERP yang mengandung Rich Snippets

Ketika mengetikkan permintaan pencarian (misalnya “banana pudding recipe”) ke search engine Google, Anda akan mendapati satu set 10 hasil pencarian pada suatu waktu.

  • PERHATIKAN!
    Setiap hasil pencarian berbeda meski telah dipanggil pakai keyword sama
  • Perhatikan! Ada beberapa hasil pencarian yang disertai dengan gambar, video, peringkat pengguna (bintang), tanggal diterbitkan, foto writer dan rincian tambahan tentang konten di SERP.

Ada kecenderungan universal bahwa informasi visual lebih cepat dicerna otak, daya tarik lebih dan “eye catching” daripada informasi teks saja. Oleh karena itu, pengunjung cenderung mengklik link pada hasil pencarian dengan konten visual, bahkan jika itu berada di urutan kelima atau berada di bagian paling bawah dari laman hasil pencarian search engine, seperti yang ditunjukkan dalam SERP pada contoh gambar di atas.

Contoh lainnya, SERP yang menampilkan Author image rich snippet seperti di bawah ini. Perhatikan tanda panah hijau!

Sampel SERP include Author rich snippet

  • PERHATIKAN!
    Hasil pencarian ada di urutan terbawah, namun hasil pencarian yang diperkaya dengan tampilan gambar Author (Elizabeth Weintraub) akan lebih mencuri perhatian pengunjung dibanding hasil pencarian di urutan paling atas sekalipun. MENGAPA?
  • Karena daya tarik visual dan “eye-catching” itulah gunanya kita memasang Rich Snippets.

Informasi teks yang digambarkan dalam hasil pencarian urutan teratas dan seterusnya pada contoh diatas, umumnya dikenal sebagai potongan teks (biasa), sedangkan informasi yang digambarkan dalam hasil paling bawah (lihat gambar diatas) mengandung komponen visual yang dikenal sebagai “potongan kaya” (Rich Snippets).

Markup data for various types of web page content

Data terstruktur bisa ditanam ke dalam halaman web Anda dalam 3 bahasa markup:


Dari tiga format markup yang tercantum di atas, Google menyarankan menggunakan microdata.

Markup data for various types of web page content has been provided by Google, as follows:

Reviews :

This markup of structured data for rich snippets applies to product pages or pages about a service. The pages must contain not more than one product/service.

Products :

Use this markup for e-commerce sites to display prices, reviews, ratings and availability of the products. Google offers markup data for pages containing a single product as well as pages containing a collection of products. It is important that the product markup is used specifically for the web page on which the user is able to buy the product.

Recipes :

You have already seen in the second screenshot above how recipes are represented in the rich snippet format. Just like the markup for reviews, this markup works best on pages that contain single recipes.

Events :

This is the markup for event pages that are specific to musical concerts or art exhibitions. The name of the event and its location can be displayed but no information that indicates the price of the tickets or any discounts. This markup cannot be used on products or services, for example, no trip packages or clothing sales.

Organizations :

This markup helps identify businesses and organizations as local. It helps Google understand the places mentioned on your site, reviews and other content such as contact information.

Songs :

When a web page consists of song information such as lyrics or playlists from albums, this markup allows for a quick preview of the song lists in the search snippets. Users can directly click on the song link to listen to songs.



That's all we know about Microformats - Happy blog blogger


Comments

0 komentar:

Poskan Komentar di Website Design

-

Penelusuran topik khusus di blog ini
Loading