Flash itu baik ataukah buruk?
Baik buruknya pemasangan Flash dalam website
Isu kritisnya adalah masalah penempatan. Prinsipnya
Flash bisa diletakkan dimana saja untuk meningkatkan daya tarik. Tetapi jika sembarangan tanpa memperhatikan layout akan mengganggu keserasian (keindahan). Demikian juga jika terlalu banyak atau ukuran flash terlalu besar tentu akan membebani
Loading halaman. Pemuatan halaman
website menjadi lambat, pengunjung pergi dan berpengaruh negatif pada
Google PageRank atau
search engine lain.
Bagaimana Cara Menggunakan File .swf atau Flash pada website?
Caranya mudah. Untuk latihan kita gunakan script sederhana. Postingan ini dimaksudkan untuk mengenal bentuk dasar script Flash. Silahkan modifikasi dengan Flash Anda. Ini script-nya :
script code
Anda hanya perlu mengedit text yang berwarna merah untuk mengatur ukuran sesuai dengan yang Anda inginkan dan ganti saja
URL untuk “src” dengan URL address penyimpanan file tipe .swf milik Anda. Script tersebut bisa diletakkan pada Edit HTML blog platform blogspot atau ditambahkan pada element halaman atau widget di sidebar.
Contoh 1 Flash untuk website
Snippet kode tampilan FLASH (saya tampilkan hanya sebagai image “download” dengan bagian yang berbentuk “panah” bergerak naik turun dengan cepat. Berikut ini potongan kodenya :
Dengan snippet (code) Flash diatas, di halaman
website akan ditampilkan
Flash seperti gambar flash “Download” dengan cakram selalu berputar dan tanda panah bergerak naik-turun. Anda bisa melihat tampilan Flash dengan membuka
url seperti yang tercantum pada code diatas (dalam src="...").
Contoh 2 Flash untuk website
Variasi lain dari contoh diatas adalah dengan disisipkan bgcolor=’green’ untuk menghasilkan tayangan Flash yang sama dengan background hijau. Potongan kodenya seperti ini :
Hasil tampilan Flash dengan background warna hijau seperti gambar dibawah ini (tulisan di dalamnya berkilap-kilap dan bergerak dinamis).
That's all we know